Senin, 20 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / Ariq Zulfasa Terpilih sebagai Korwil BEM SI Aceh 2026-2027 di Muswil III USK

Ariq Zulfasa Terpilih sebagai Korwil BEM SI Aceh 2026-2027 di Muswil III USK

Minggu, 19 Juli 2026 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ariq Zulfasa Terpilih sebagai Korwil BEM SI Aceh 2026-2027 di Muswil III USK. [Foto: dokumen untuk dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Musyawarah Wilayah (Muswil) III Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Wilayah Aceh sukses digelar di Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh. Forum yang dihadiri perwakilan delapan perguruan tinggi di Aceh itu menetapkan Ariq Zulfasa dari USK sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) BEM SI Aceh periode 2026-2027.

Ariq terpilih melalui mekanisme musyawarah yang mengedepankan semangat demokrasi, persatuan, dan kolaborasi antarkampus. Muswil ini juga menjadi ajang konsolidasi gerakan mahasiswa Aceh untuk menyusun arah perjuangan bersama dalam merespons berbagai isu strategis di tingkat daerah maupun nasional.

Adapun delapan kampus yang mengikuti Muswil III BEM SI Aceh yakni Universitas Syiah Kuala (USK) selaku tuan rumah, Poltekkes Kemenkes Aceh, Universitas Teuku Umar (UTU), STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Universitas Al-Muslim Bireuen, Universitas Malikussaleh, Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasyiah, dan Universitas Samudra.

Dalam forum tersebut, para delegasi membahas sejumlah isu strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan tinggi, kesejahteraan mahasiswa, pembangunan Aceh, pengawalan kebijakan publik, penguatan demokrasi kampus, isu lingkungan hidup, hingga optimalisasi peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah.

Usai terpilih, Ariq Zulfasa menegaskan amanah sebagai Korwil BEM SI Aceh bukan hanya menjadi tanggung jawab pribadi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anggota BEM SI Wilayah Aceh.

"Kepercayaan ini bukan hanya amanah bagi saya secara pribadi, tetapi juga amanah bagi seluruh BEM yang tergabung dalam BEM SI Wilayah Aceh. Ke depan, kita akan memperkuat kolaborasi, menjaga independensi gerakan mahasiswa, serta menghadirkan solusi dan keberpihakan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Aceh," ujar Ariq.

Sementara itu, Universitas Syiah Kuala selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan Muswil III BEM SI Aceh. Forum ini diharapkan menjadi titik awal penguatan sinergi antarmahasiswa lintas kampus dalam mengawal berbagai isu strategis sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Aceh dan Indonesia.

Melalui Muswil III ini, BEM SI Wilayah Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, menjaga nilai-nilai demokrasi, serta menjadi mitra kritis yang konstruktif dalam pembangunan bangsa. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI