

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemadaman listrik berskala luas yang kembali melanda Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera mendapat sorotan dari akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Fauza Andriyadi. Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum itu menilai peristiwa blackout yang berulang tidak boleh lagi dipandang sebagai gangguan teknis biasa.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui penyerahan rumah bantuan, santunan bagi fakir uzur dan santunan bagi anak berkebutuhan khusus di Kota Banda Aceh .
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh melakukan audiensi dengan Polda Aceh, Selasa, 26 Mei 2026. Rombongan UIN Ar-Raniry dipimpin Ketua Program Studi S3 Fiqh Modern Pascasarjana, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., dan disambut langsung Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ali Basyah, M.M., di ruang kerjanya, Mapolda Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Tuntutan masyarakat Aceh agar PT PLN (Persero) memberikan kompensasi atas pemadaman listrik berkepanjangan dinilai sangat beralasan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Fenomena listrik padam tanpa pemberitahuan di Aceh bukan lagi sekadar gangguan teknis biasa bagi masyarakat Aceh. Kondisi ini telah berubah menjadi persoalan sosial, ekonomi, bahkan hukum yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Warga tidak hanya kehilangan penerangan, tetapi juga kehilangan produktivitas, pendapatan, keamanan, hingga rasa keadilan sebagai konsumen. Ironisnya, di tengah ketergantungan masyarakat terhadap listrik, posisi tawar warga justru sangat lemah di hadapan perusahaan negara yang memonopoli distribusi energi tersebut.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 10.45 WIB, Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan atau akrab disapa TRK tiba di Kantor Dialeksis. Ia hadir didampingi Staf Khusus Darlin M Idris dan disambut langsung oleh owner Dialeksis, Aryos Nivada.Pertemuan yang awalnya berlangsung santai itu kemudian mengalir ke satu isu besar yang kini menarik perhatian publik Aceh: rencana investasi jumbo senilai Rp200 triliun di Kabupaten Nagan Raya.
