Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bank Aceh Syariah Jadi Sponsor UKW Dorong Profesionalisme Wartawan di Aceh

Bank Aceh Syariah Jadi Sponsor UKW Dorong Profesionalisme Wartawan di Aceh

Rabu, 15 April 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, Dr. Edi Yandra, serta Ketua AMSI Aceh periode 2023-2027, Aryos Nivada, berfoto bersama dalam kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar pada 15-17 April 2026 di Ayani Hotel, Banda Aceh. [Foto: Dokumen Panitia AMSI Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Komitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme jurnalis di Aceh kembali diperkuat melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar selama tiga hari, Rabu hingga Jumat, 15-17 April 2026, di Ayani Hotel, Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa) Aceh bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Aceh serta Lembaga Uji Kompetensi Wartawan Universitas Muhammadiyah Jakarta (LUKW UMJ).

Menariknya, pelaksanaan UKW kali ini turut mendapat dukungan dari PT Bank Aceh Syariah sebagai sponsor utama.

Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menyampaikan bahwa dukungan terhadap UKW merupakan bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendorong kemajuan sektor informasi dan media di Aceh.

“Pers yang profesional dan berintegritas sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kami di Bank Aceh melihat UKW sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas wartawan, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik semakin akurat dan berimbang,” ujar Fadhil.

Menurutnya, media memiliki peran vital sebagai jembatan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas jurnalis menjadi hal yang tidak bisa ditawar di tengah arus informasi yang semakin cepat dan kompleks.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, Dr. Edi Yandra, menegaskan bahwa UKW menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di Aceh.

"Melalui UKW ini, kita ingin memastikan bahwa wartawan di Aceh tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga akurat, berimbang, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AMSI Aceh periode 2023-2027, Aryos Nivada, mengatakan bahwa UKW bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk memastikan wartawan bekerja sesuai standar etik dan profesionalisme yang ditetapkan Dewan Pers.

“UKW ini menjadi tolok ukur kemampuan wartawan, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun etika. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan serius dan menjadikannya sebagai momentum peningkatan kualitas diri,” kata Aryos.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Bank Aceh Syariah, yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan ekosistem media di Aceh.

"Kegiatan ini sangat relevan dalam menghadapi tantangan era digital, di mana kecepatan informasi kerap tidak diiringi dengan akurasi dan verifikasi yang memadai," ujarnya.

Pelaksanaan UKW oleh LUKW UMJ ini diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media di Aceh, baik elektronik maupun siber. Para peserta akan melalui serangkaian uji kompetensi yang mencakup aspek dasar jurnalistik, wawancara, penulisan berita, hingga pemahaman kode etik jurnalistik. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI