Minggu, 31 Agustus 2025
Beranda / Berita / Aceh / BULOG Pastikan Beras SPHP Bebas Oplosan di Aceh

BULOG Pastikan Beras SPHP Bebas Oplosan di Aceh

Sabtu, 30 Agustus 2025 19:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Proses penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Desa Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com.


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepala Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Aceh, Ihsan, menegaskan bahwa isu beras oplosan yang sempat mencuat di beberapa daerah di Indonesia tidak terjadi di Aceh. 

Ia memastikan seluruh penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di provinsi ini berjalan aman, transparan, dan sesuai standar mutu.

“Kalau di Aceh, saya yakin tidak ada beras oplosan, terutama untuk beras SPHP. Itu kita jamin aman. Setiap kali penjualan, kita selalu menggunting kantong kemasannya agar tidak bisa dipakai ulang oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk diisi dengan beras kualitas rendah,” ujar Ihsan saat ditemui media dialeksis.com di Banda Aceh, Sabtu (30/8/2025).

Langkah pengawasan itu, kata Ihsan, diambil untuk mengantisipasi kasus yang sempat terjadi di sejumlah provinsi lain, di mana karung beras SPHP diduga dipakai ulang untuk menyalurkan beras kualitas rendah. 

"Selama ini yang kita pantau di Aceh aman, tidak ada praktik seperti itu. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Selain memastikan keamanan beras SPHP dari praktik oplosan, Ihsan juga menyampaikan kabar baik mengenai perkembangan harga beras di Aceh. 

Menurutnya, sejak akhir Agustus 2025, Aceh sudah mulai memasuki musim panen gadu, yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.

“Seperti yang pernah saya sampaikan, kita mulai panen akhir Agustus, berlanjut ke September dan Oktober. Data pertanian tidak bohong, ternyata memang benar. Panen sudah berjalan dan harga beras mulai turun di pasar,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Ihsan optimistis inflasi di Aceh, khususnya dari sektor pangan, dapat terkendali dalam waktu dekat. 

“Kalau harga beras turun, otomatis beban inflasi juga ikut menurun. Mudah-mudahan Aceh bisa segera stabil,” katanya.

Terkait dengan penyaluran beras SPHP yang selama ini dilakukan hingga ke kecamatan-kecamatan, Ihsan mengungkapkan bahwa BULOG Aceh siap melakukan penyesuaian. 

Jika harga beras terus terkoreksi turun, distribusi SPHP secara mobile ke pasar-pasar kecamatan akan dihentikan sementara.

“Nanti kalau inflasi benar-benar sudah turun, yang keliling ke kecamatan akan kita tutup. Distribusi SPHP cukup di pasar-pasar yang menjadi titik pantauan inflasi BPS saja, untuk memastikan harga beras tidak naik lagi,” jelas Ihsan.

Ia menambahkan, penghentian distribusi SPHP ke kecamatan bukan keputusan sepihak BULOG Aceh, melainkan menunggu arahan resmi dari kantor pusat.

 “Kemungkinan bulan depan bisa saja dihentikan, kalau memang harga sudah benar-benar stabil. Intinya, kami fleksibel sesuai kondisi lapangan dan arahan pusat,” pungkasnya.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

perkim, bpka, Sekwan
riset-JSI
pelantikan padam
17 Augustus - depot
sekwan - polda
damai -esdm
bpka