DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Suasana penuh syukur dan suka cita menyelimuti Kota Banda Aceh saat Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, secara resmi melepas peserta Pawai Takbir Idul Fitri 1446 Hijriah di depan Masjid Raya Baiturrahman pada Minggu (30/3/2025) malam.
Tradisi tahunan ini menjadi puncak perayaan masyarakat Aceh dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Sebelum melepas pawai, Gubernur Muzakir Manaf bersama Wakil Gubernur Fadhlullah dan unsur Forkopimda Aceh menyerahkan santunan kepada 117 anak yatim dan penyandang disabilitas. Bantuan sebesar Rp1 juta per orang ini berasal dari infak masyarakat yang dikelola oleh Baitul Mal Aceh (BMA).
"Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan bagi mereka dan menjadi berkah bagi masyarakat yang telah berdonasi," ujar Ketua Badan BMA, Mohammad Haikal.
Selain itu, BMA juga menyalurkan santunan Ramadan 1446 H kepada 5.000 mustahik dari keluarga miskin. Bantuan yang bersumber dari dana zakat ini bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu selama bulan Ramadan. Setiap mustahik menerima Rp1 juta yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing.
Pawai Takbir berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai kelompok masyarakat yang membawa obor, lampion, dan kendaraan hias bernuansa Islami. Antusiasme warga yang menyaksikan acara tersebut menunjukkan semangat kebersamaan dan syukur yang tinggi.
Pemerintah Aceh berharap tradisi Pawai Takbir ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Pihak kepolisian juga turut mengamankan jalannya pawai takbir untuk memastikan keamanan dan ketertiban. [*]