DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Jalan rusak dan berlubang di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, tepatnya di depan Gudang DLHK3 menuju SPBU Gampong Mulia, dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan terlihat pada bagian badan jalan yang berlubang cukup dalam. Sejumlah besi juga tampak keluar dari permukaan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengendara, khususnya pengendara sepeda motor.
Salah seorang warga Lamdingin, Akil Rahmatillah, berharap Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Illiza Sa'aduddin Djamal dan Afdhal Khalilullah dapat segera memberi perhatian terhadap kondisi tersebut.
Ia meminta pemerintah tidak hanya fokus pada penarikan pajak dan retribusi, tetapi juga memastikan fasilitas umum, khususnya jalan, dalam kondisi aman digunakan masyarakat.
"Fokuslah kepada keselamatan warga Kota Banda Aceh. Jangan menunggu ada korban baru diperbaiki," ujarnya kepada wartawan dialeksis.com, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi lubang yang semakin dalam membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas. Apalagi lokasi tersebut berada di kawasan yang cukup sering dilalui kendaraan.
"Ini lubangnya sudah dalam, tidak bisa ditambal pakai Pepsodent," katanya.
Ia juga meminta pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan kecelakaan.
"Jangan minta pajak saja gercep. Cepat bereskan. Besi-besinya pun sudah keluar, itu bahaya," ujarnya.
Sementara itu, seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Banda Aceh, Ira, yang kerap melintasi jalan tersebut, juga mengingatkan pemerintah agar tidak mengabaikan kondisi jalan.
Ia mengatakan lubang di badan jalan dapat menjadi ancaman bagi pengendara, terutama pada malam hari atau ketika kondisi lalu lintas sedang padat.
"Kalau tidak segera diperbaiki, saya khawatir ada pengendara yang terjatuh. Pemerintah seharusnya segera turun melihat kondisi jalan ini," kata Ira.
Ia berharap perbaikan dilakukan secepatnya sehingga masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman.
"Kami meminta pemerintah terkait segera turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi jalan dan mengambil langkah perbaikan sebelum terjadi kecelakaan atau korban jiwa," tutupnya.

