Rabu, 21 Oktober 2026
Beranda / Berita / Aceh / Kepala BPMA Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan untuk Balai Pengajian di Aceh Timur

Kepala BPMA Salurkan Santunan Anak Yatim dan Bantuan untuk Balai Pengajian di Aceh Timur

Selasa, 20 Oktober 2026 10:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Mawardi M. Nur, menyerahkan santunan kepada anak yatim, bantuan sembako, serta bantuan pembangunan balai pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah, Gampong Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Minggu (18/10/2026). [Foto: Humas BPMA]


DIALEKSIS.COM | Idi Rayeuk - Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Mawardi M. Nur, menyerahkan santunan kepada anak yatim, bantuan sembako, serta bantuan pembangunan balai pengajian dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah, Gampong Meunasah Tingkeum, Kecamatan Madat, Aceh Timur, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan yang turut hadir Kepala BPMA Mawardi Nur didampingi oleh Deputi Dukbis Edy Kurniawan, Relation Manager PT Medco E&P Malaka Maulidar bersama tim relations.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan masyarakat dari Kecamatan Madat. Selain menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat.

Mawardi menyampaikan, kegiatan tersebut memiliki makna personal baginya karena ia lahir dan tumbuh di Kecamatan Madat. Ia mengaku pernah menimba ilmu agama di balai pengajian yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat di kampung.

“Saya lahir di Kecamatan Madat. Sebagai anak desa, saya dahulu juga belajar mengaji di balai pengajian. Pendidikan agama yang saya peroleh, disertai doa dan dukungan orang tua, menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup saya hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala BPMA,” ujar Mawardi.

Menurut dia, balai pengajian memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai agama, serta membangun akhlak generasi muda. Karena itu, keberadaan dan keberlanjutan fasilitas pendidikan keagamaan di tingkat gampong perlu mendapat perhatian bersama.

Ia mengajak masyarakat dan berbagai pihak untuk bergotong royong mendukung pembangunan Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah agar dapat terus dimanfaatkan sebagai tempat belajar agama dan pembinaan karakter anak-anak.

“Saya mengajak seluruh masyarakat dan pihak-pihak yang memiliki kepedulian untuk bersama-sama membantu pembangunan balai pengajian ini. Kita ingin tempat ini terus menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar agama, membentuk akhlak, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter,” katanya.

Pimpinan Balai Pengajian Raudhatul Jannah Al-Munawwarah, Tgk. M. Yakob, menyambut baik kehadiran Kepala BPMA beserta rombongan dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk mendukung kegiatan sosial serta pembangunan sarana pendidikan keagamaan di lingkungan mereka.

Ia berharap dukungan terhadap pembangunan balai pengajian dapat berlanjut melalui keterlibatan berbagai pihak sehingga fasilitas tersebut semakin memadai untuk menunjang kegiatan belajar mengajar bagi anak-anak dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial serta penguatan pendidikan keagamaan di Aceh. Dukungan terhadap balai pengajian diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembinaan generasi muda di Kecamatan Madat. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI