Rabu, 04 November 2026
Beranda / Berita / Aceh / Longsor di Gayo Lues, Akses ke Abdya dan Kutacane Terputus

Longsor di Gayo Lues, Akses ke Abdya dan Kutacane Terputus

Selasa, 03 November 2026 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Longsor dan pohon tumbang memutus jalur Gayo Lues–Aceh Barat Daya dan Blangkejeren–Kutacane hingga pukul 21.25 WIB, Selasa (3/11/2026). Foto: HO/Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Blangkejeren - Longsor dan pohon tumbang memutus akses di dua jalur penghubung di Kabupaten Gayo Lues, Selasa (3/11/2026) malam. Hingga pukul 21.25 WIB, jalur Gayo Lues - Aceh Barat Daya (Abdya) dan Blangkejeren - Kutacane belum bisa dilalui sepeda motor maupun mobil.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues, Muhaimini, S.T., M.Ec.Dev., menyebut longsor di jalur menuju Abdya terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Dari pemeriksaan awal Tim Reaksi Cepat (TRC), material tanah dan batu menutup badan jalan di tiga titik, yakni Kampung Berhut, Terlis, dan Tongra.

Sekitar satu jam kemudian, BPBD mencatat tiga titik gangguan di jalur Blangkejeren - Kutacane, seluruhnya di Kecamatan Putri Betung. Pohon kemiri tumbang melintang di badan jalan di Dusun Genting, Desa Gumpang Pekan. Di kawasan Aih Ilang, Desa Meloak, material longsor menutup jalan.

Longsor juga menutup badan jalan di kawasan Titi Maut, Dusun Air Panas, Desa Singah Mule. Timbunan material di titik itu dilaporkan setinggi sekitar dua meter dan membentang sekitar 30 meter.

Muhaimini menyampaikan BPBD tengah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses. Personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dan TRC terus memantau kondisi di lapangan dan bersiaga 24 jam.

BPBD mengimbau pengguna jalan mencari jalur alternatif dan mewaspadai potensi longsor susulan. Laporan sementara itu belum memuat informasi mengenai korban maupun perkiraan waktu kedua jalur bisa dilalui kembali.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI