Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Masuk Kerja Usai Lebaran, Bupati Aceh Tengah Tegaskan Reward-Punishment bagi ASN

Masuk Kerja Usai Lebaran, Bupati Aceh Tengah Tegaskan Reward-Punishment bagi ASN

Rabu, 25 Maret 2026 22:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar apel bersama yang dirangkaikan dengan halal bihalal pada hari pertama masuk kerja setelah Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026). [Foto: Prokopim AT]


DIALEKSIS.COM | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar apel bersama yang dirangkaikan dengan halal bihalal pada hari pertama masuk kerja setelah Idul Fitri 1447 H, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Setdakab Aceh Tengah itu diikuti aparatur sipil negara (ASN), PPPK, kepala sekolah, guru, kepala puskesmas, serta para reje.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Muchsin Hasan, Sekretaris Daerah Mursyid, serta para kepala SKPK dan camat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga memberikan penghargaan kepada aparatur yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Penghargaan diberikan kepada pejabat eselon II, III, IV, pejabat fungsional, guru, kepala puskesmas hingga reje.

Haili menegaskan pentingnya menjaga kebiasaan membaca Al-Qur’an yang telah dibangun selama Ramadhan. “Kami akan terus memantau di setiap OPD apakah kebiasaan membaca Al-Qur’an masih dilanjutkan setelah Ramadhan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rencana pemberian penghargaan berupa umrah bagi ASN maupun masyarakat yang konsisten menjalankan kebiasaan tersebut.

Selain itu, Haili memaparkan sejumlah capaian kinerja pemerintah daerah, di antaranya peningkatan nilai SAKIP dari C menjadi B, capaian pelayanan publik terbaik di Provinsi Aceh, serta peningkatan peringkat Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK dari posisi ke-21 menjadi peringkat pertama.

Di sektor pembangunan, pemerintah daerah mulai merealisasikan pembangunan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air bersih serta pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kini dalam proses.

Bupati juga menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) bagi setiap aparatur. Ia menyebut penilaian kinerja akan dilakukan melalui laporan kegiatan harian (LKH) dengan penerapan sistem reward dan punishment.

Dalam bidang pelayanan publik, Haili meminta aparatur lebih responsif terhadap masyarakat, khususnya warga kurang mampu, serta mendorong pelayanan kesehatan yang humanis dan disertai pendampingan spiritual bagi pasien.

Menutup arahannya, Haili mengajak seluruh aparatur memperkuat sinergi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. [r]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI