Minggu, 06 April 2025
Beranda / Berita / Aceh / Oprit Jembatan Rangka Baja Natam Amblas, PUPR Agara Bangun Jembatan Darurat

Oprit Jembatan Rangka Baja Natam Amblas, PUPR Agara Bangun Jembatan Darurat

Kamis, 03 April 2025 23:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Jembatan darurat yang menjadi penghubung Kecamatan Badar dan Darul Hasanah. [Foto: Diskominfo Agara]


DIALEKSIS.COM | Kutacane -  Jalan Kecamatan Badar dan Darul Hasanah putus total, menyusul amblasnya oprit jembatan rangka baja Natam, pada Selasa (1/4/2025) dinihari.

Putusnya Oprit jembatan yang menghubungkan Kecamatan Badar dengan dua puluhan lebih Kute di Kecamatan Darul Hasanah akibat luapan arus sungai Alas yang menyebabkan oprit jembatan di bagian barat jembatan Natam amblas dan putus total.

Madian Mamas, warga Darul Hasanah menuturkan, derasnya curah hujan di bagian hulu sungai terutama di wilayah Gayo Lues, membuat arus sungai paska shalat Isya berangsur-angsur naik dan akhirnya selasa sekira pukul 01.00 dinihari, arus sungai Alas menghantam oprit jembatan dan amblas ke dasar sungai.

Akibatnya, kendaraan roda empat dan roda dua tak bisa lewat, karena seluruh badan jalan dan Oprit jembatan amblas ke dasar sungai Alas dan membuat hubungan kecamatan Badar - Darul Hasanah putus total.

Kepala Dinas PUPR Agara, Sadli ST membenarkan, oprit jembatan rangka baja Natam Kecamatan Badar amblas sepanjang 25 meter pada Selasa kemarin.

"Dampaknya, warga Kute Rambung Teldak, Rambung Jaya, Lawe Pinis, Makmur Jaya, Tanjung Aman, Tanjung Muda, Tanjung Leuser, Simpang 4 Tanjung, mamas dan warga puluhan Kute (desa) lainnya terpaksa memutar arah dari jalan Gulo- Mbarung jika ingin bepergian ke Kutacane, Ibukota Aceh Tenggara," ucapnya.

Bupati Agara HM Salim Fakhry, ujar Sadli Desky, beberapa saat usai mendengar jalan putus tersebut, langsung turun ke lokasi oprit amblas di Kute Natam tersebut, seraya memerintahkan pada OPD terkait untuk menurunkan alat berat dan membuat jembatan darurat yang bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Kepada Penghulu Kute dan perangkatnya, Bupati juga berpesan agar memberitahukan kepada warganya, untuk menjaga dan mengutamakan keselamatan jika melintasi jembatan yang akan diperbaiki tersebut.

"Saya telah memerintahkan dinas PUPR dan OPD terkait agar membuat jembatan darurat, sehingga warga dari Kecamatan Darul Hasanah dan sebaliknya bisa lewat seraya bersilaturrahmi dengan sanak saudara mereka di Natam, Lawe Menderung, Lawe Sekerah, Jongar dan warga Kute lainnya di Kecamatan Badar, Ketambe dan Babussalam pada momen Hari Raya Idul Fitri 1446 H ini," kata Bupati.

Bangun Jembatan Darurat 

Pada kesempatan lain, Kadis PUPR, Sadli Desky ST mengatakan, Selasa sekira pukul 13.15 wib, jalan Kecamatan Badar - Darul Hasanah, akhirnya bisa dilewati kendaraan roda dua dan pejalan kaki, setelah pihak PUPR selesai membangun jembatan darurat.

"Alhamdulillah, warga yang menggunakan kendaraan roda dua dari Darul Hasanah menuju Kecamatan Badar dan sebaliknya, bisa langsung ke tempat tujuan tanpa harus keliling dan memutar ke arah yang lebih jauh lagi melalui Mbarung Kecamatan Babussalam," ujar Sadli Desky.

Masludin, salah seorang warga Darul Hasanah mengaku bangga dengan respon dan tanggapan cepat dari Bupati HM Salim Fakhry terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat terhadap perbaikan secara darurat oprit jembatan rangka baja Natam.

"Beginilah pemimpin yang kita harapkan dan didambakan masyarakat, cepat tanggap dan tak berlama-lama membiarkan kesusahan dan kecemasan warga akibat oprit jembatan amblas dan putusnya hubungan kecamatan Badar - Darul Hasanah," pungkas Masludin.[*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI