Selasa, 23 Juni 2026
Beranda / Berita / Aceh / Tokoh Adat Kuta Teungoh: Daerah Tidak Akan Maju Tanpa Pembangunan dan Investasi

Tokoh Adat Kuta Teungoh: Daerah Tidak Akan Maju Tanpa Pembangunan dan Investasi

Senin, 22 Juni 2026 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Tokoh Adat Gampong Kuta Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Syam. [Foto: tangkapan layar]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Tokoh Adat Gampong Kuta Teungoh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Syam, menyatakan dukungannya terhadap rencana investasi yang masuk ke wilayah tersebut. 

Menurutnya, kehadiran investor dapat menjadi peluang untuk mendorong pembangunan dan kemajuan masyarakat setempat.

Muhammad Syam mengatakan bahwa investasi yang dilakukan perusahaan tidak boleh langsung dipandang sebagai ancaman bagi masyarakat. Ia menilai setiap aktivitas perusahaan memiliki aturan dan batasan yang harus dipatuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami sebagai tokoh adat di Beutong Ateuh mendukung investasi karena tujuannya untuk kemajuan gampong dan desa. Kehadiran perusahaan bukan untuk merusak, tetapi ada aturan dan batasan yang harus dipatuhi," kata Muhammad Syam dalam video yang dilansir media dialeksis.com, Senin (22/6/2026).

Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat investasi dari sisi manfaat yang dapat diberikan bagi daerah, terutama dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan berbagai fasilitas umum, termasuk rumah ibadah dan sarana lainnya, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, keberadaan investasi dinilai dapat menjadi salah satu sumber penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah.

"Pembangunan membutuhkan biaya besar. Karena itu, kita harus melihat bagaimana investasi bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu pembangunan daerah," ujarnya.

Muhammad Syam berharap seluruh elemen masyarakat dapat menyikapi persoalan investasi secara bijaksana dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai perbedaan pandangan yang muncul di tengah masyarakat.

"Kita ingin daerah ini maju. Karena itu, mari bersama-sama membangun dan menjaga daerah agar dapat berkembang demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes