Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Viral! Sopir Dipalak Rp500 Ribu di Jalan, Polisi: Bukan Terjadi di Aceh

Viral! Sopir Dipalak Rp500 Ribu di Jalan, Polisi: Bukan Terjadi di Aceh

Sabtu, 21 Maret 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, memastikan bahwa peristiwa pemalakan dalam video tersebut tidak terjadi di wilayah Aceh. [Foto: Humas Polda Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pemalakan terhadap sopir pemudik dengan nominal hingga Rp500 ribu viral di media sosial, khususnya TikTok, dan memicu keresahan publik.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah orang diduga memaksa sopir membayar uang dengan alasan untuk mempercepat perjalanan di tengah kemacetan.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, memastikan bahwa peristiwa dalam video tersebut tidak terjadi di wilayah Aceh.

“Polda Aceh beserta jajaran tidak mentolerir kejadian seperti itu terjadi di wilayah Provinsi Aceh,” ujar Joko dalam keterangan resminya, Jumat (20/3/2026).

Ia mengimbau masyarakat, khususnya sopir angkutan umum dan pemudik, untuk segera melaporkan jika menemukan praktik pemerasan atau pungutan liar di jalan.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan call center 110 yang aktif selama 24 jam dan bebas pulsa, maupun melalui pos pengamanan Operasi Ketupat Seulawah atau aparat terdekat.

Saat ini, Polda Aceh tengah menggelar Operasi Ketupat Seulawah 2026 guna mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, juga telah menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.

Ia menegaskan, pihak kepolisian akan menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama yang meresahkan para pemudik.

Dengan langkah tersebut, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman, khususnya di wilayah Aceh. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI