Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Warga Beutong Ateuh Banggalang Tolak Tambang Emas, Minta Aktivitas Perusahaan Dihentikan

Warga Beutong Ateuh Banggalang Tolak Tambang Emas, Minta Aktivitas Perusahaan Dihentikan

Selasa, 12 Mei 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Sejumlah masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, pada Selasa (12/5/2026) pagi, menyampaikan orasi dan pernyataan sikap penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan emas oleh PT Hasil Bumi Sembada dan PT Alam Cempaka Wangi. [Foto: Humas Res NaRa]


DIALEKSIS.COM | Suka Makmue - Sejumlah masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, pada Selasa (12/5/2026) pagi menyampaikan orasi dan pernyataan sikap sebagai bentuk aspirasi penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan emas oleh PT Hasil Bumi Sembada dan PT Alam Cempaka Wangi.

Aksi penyampaian pendapat tersebut berlangsung di Jembatan Beutong Ateuh Banggalang dengan jumlah peserta diperkirakan sekitar 150 orang. 

Kegiatan dilakukan secara damai dan tertib.Dalam orasinya, masyarakat menyampaikan bahwa mereka belum pernah memberikan rekomendasi, dukungan, maupun persetujuan dalam bentuk apa pun terhadap rencana kegiatan pertambangan yang akan dilakukan oleh kedua perusahaan tersebut. 

Warga juga menyatakan bahwa mereka tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan kegiatan pertambangan di wilayah Beutong Ateuh Banggalang.

Selain itu, masyarakat meminta agar seluruh aktivitas perusahaan dihentikan sementara sampai terdapat kejelasan terkait perizinan, sosialisasi resmi, serta penyelesaian berbagai persoalan dengan masyarakat dan unsur terkait.

Ketua Yayasan Perempuan Beutong Bersatu, Saudah alias Mak Daud, menyampaikan bahwa penolakan tersebut merupakan bentuk permintaan masyarakat agar wilayah Beutong Ateuh Banggalang dikeluarkan dari zona pertambangan. 

Menurutnya, masyarakat saat ini masih fokus pada proses pemulihan pasca bencana alam dan berharap tidak ada aktivitas perusahaan yang dapat menimbulkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat.

Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Beutong IPDA Murdani S.H mengimbau seluruh pihak untuk tetap mengedepankan dialog, musyawarah, dan penyampaian aspirasi secara damai serta mematuhi ketentuan hukum yang berlaku guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Sementara itu, Zakaria selaku Ketua Generasi Beutong Ateuh Banggalang (GBAB) menegaskan bahwa aksi tersebut murni merupakan penyampaian aspirasi masyarakat dan seluruh peserta berkomitmen menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. A

dapun tuntutan utama masyarakat yang dibacakan dalam pernyataan sikap antara lain penegasan bahwa masyarakat tidak pernah memberikan persetujuan, tidak pernah dilibatkan, dan secara tegas menolak segala bentuk rencana maupun pelaksanaan kegiatan pertambangan PT Hasil Bumi Sembada dan PT Alam Cempaka Wangi di wilayah Beutong Ateuh Banggalang.

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman dan kondusif. Masyarakat menyatakan akan terus mengawasi setiap perkembangan terkait aktivitas perusahaan di wilayah tersebut. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI