Kamis, 05 November 2026
Beranda / Berita / BNI Ingatkan Penipuan Lewat Telepon, Pelaku Pancing Nasabah Panik

BNI Ingatkan Penipuan Lewat Telepon, Pelaku Pancing Nasabah Panik

Kamis, 05 November 2026 14:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi BNI Ingatkan Penipuan Lewat Telepon. Foto: Ist


DIALEKSIS.COM | Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan lewat telepon yang mengatasnamakan bank. Pelaku biasanya mengabarkan ada transaksi mencurigakan atau rekening diblokir untuk memancing kepanikan nasabah.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan pelaku memanfaatkan kepanikan agar nasabah mengikuti arahan sebelum sempat memeriksa informasi. Dengan dalih membantu mengamankan rekening atau kartu, pelaku dapat meminta data pribadi dan kode verifikasi. Mereka juga bisa mengarahkan nasabah membuka tautan atau mengunduh aplikasi tertentu.

“Jangan mudah percaya pada panggilan yang mengatasnamakan bank, terutama jika disertai tekanan untuk segera mengambil tindakan. Jangan panik dan jangan terburu-buru mengikuti instruksi penelepon,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

BNI mengimbau nasabah segera menutup telepon jika panggilan terasa mencurigakan. Nasabah juga diminta mengabaikan tautan dan nomor telepon yang diberikan penelepon serta memeriksa informasi secara mandiri sebelum melakukan transaksi.

Bank itu menegaskan tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, nomor kartu, kode CVV, kode OTP, kode transaksi, atau kata sandi melalui telepon, pesan singkat, email, maupun saluran komunikasi lainnya.

Jika telanjur memberikan data rahasia, membuka tautan, mengunduh aplikasi, atau melakukan transaksi mencurigakan, nasabah diminta segera menghubungi BNI untuk mendapat penanganan. Untuk memeriksa informasi, nasabah dapat menghubungi BNI Call 1500046 atau mengakses situs resmi www.bni.co.id. (*)

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI