DIALEKSIS.COM | Jakarta - Di tengah beredarnya kabar pernikahan kembali anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Darwati A. Gani, Fenny Steffy Burase menyampaikan doa sekaligus pesan mengenai pilihan hidup dan hak orang lain.
Melalui unggahan Facebook tertanggal Senin (26/10/2026), yang dikutip Dialeksis, perempuan yang dikenal sebagai
Steffy Burase itu membagikan tulisan bertajuk “Dulu Menghakimi, Sekarang Mengalami”.
Steffy merupakan istri mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, yang sebelumnya berumah tangga dengan Darwati.
Dalam tulisannya, Steffy menyebut telah mengetahui kabar pernikahan yang disinggungnya sejak beberapa bulan lalu. Namun, ia memilih tidak menyampaikannya kepada publik karena merasa pengumuman tersebut bukan kewenangannya.
“Kami memilih diam karena bukan hak kami mengumumkannya,” tulis Steffy.
Setelah kabar itu tersebar, ia menyampaikan doa agar pasangan tersebut memperoleh kebahagiaan dalam rumah tangga.
“Sekarang kabarnya sudah tersebar, kami ikut mendoakan. Semoga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujarnya dalam unggahan tersebut.
Ucapan doa itu menjadi bagian dari tulisan yang juga memuat kritik terhadap kebiasaan menghakimi pilihan hidup orang lain. Steffy menyoroti perubahan sikap seseorang ketika berada dalam situasi yang dahulu dikritiknya.
Ia mencontohkan penilaian terhadap pilihan pasangan dengan perbedaan usia. Menurutnya, sesuatu yang sebelumnya dipersoalkan bisa kemudian dianggap wajar ketika dialami sendiri.
“Dulu salah. Sekarang? Namanya pilihan hidup,” tulisnya.
Steffy menilai perubahan standar semacam itu tidak selalu menunjukkan perkembangan prinsip, tetapi dapat muncul karena seseorang membutuhkan pembenaran atas pilihannya.
Selain soal pasangan, ia menyinggung penguasaan harta dan pemenuhan hak orang lain. Menurut Steffy, menguasai sesuatu tidak serta-merta berarti berhak memilikinya.
“Berhasil menguasai sesuatu nggak otomatis berarti berhak memilikinya,” tulis Steffy.
Ia meminta agar hak orang lain diselesaikan secara adil, tanpa menunggu pihak yang merasa berhak harus memohon. Pesan tersebut kembali ditegaskannya pada bagian penutup.
“Bahagia boleh. Hak orang lain jangan jadi korban,” tulisnya.
Dalam teks unggahan itu, Steffy tidak menyebut nama Darwati secara langsung. Ia juga tidak merinci harta, bentuk hak, maupun pihak yang dimaksud dalam pesannya. Karena itu, unggahan tersebut belum memberikan penjelasan mengenai ada atau tidaknya sengketa tertentu.
Sebelumnya, pemberitaan Dialeksis pada 26 Oktober 2026 menyebut Darwati dikabarkan menikah kembali. Dalam laporan tersebut, keterangan langsung dari Darwati mengenai kabar pernikahannya belum diperoleh.