DIALEKSIS.COM | Jakarta - Siapa sangka, di balik nama-nama merek yang kerap kita jumpai sehari-hari, tersimpan kisah unik berupa singkatan atau akronim yang sarat makna. Mulai dari jejak pendiri, lokasi bersejarah, hingga visi perusahaan, nama-nama tersebut dirancang bukan hanya agar mudah diingat, tetapi juga menyimpan identitas yang mendalam.
Berikut beberapa merek ternama yang ternyata berasal dari singkatan menarik:
1. Krisbow: Jejak Keluarga dalam Bisnis Perkakas
Bagi penggemar alat perkakas, nama Krisbow tentu tak asing. Merek yang berada di bawah naungan Kawan Lama Group ini ternyata merupakan singkatan dari Krisnandi Wibowo, putra dari pendiri grup tersebut, Wong Jin.
Sejak didirikan pada 1998, Krisbow menjelma menjadi salah satu merek perkakas terbesar di Indonesia, mengukuhkan nama keluarga sebagai bagian dari identitas bisnis.
2. Cimory: Cisarua sebagai Simbol Keberhasilan
Produk susu dan olahan daging Cimory telah menjadi favorit banyak orang. Nama ini berasal dari singkatan Cisarua Mountain Dairy, merujuk pada daerah Cisarua di Jawa Barat, tempat Bambang Sutantio memulai usaha peternakan sapi perah pada 1992. Udara sejuk dan lingkungan ideal di Cisarua menjadi fondasi kesuksesan merek ini hingga kini.
3. IKEA: Kisah Pendiri dari Desa Kecil Swedia
Raksasa furnitur asal Swedia, IKEA, menyimpan akronim yang mencerminkan akar sejarahnya. Nama ini merupakan gabungan dari inisial pendirinya, Ingvar Kamprad, ditambah Elmtaryd (nama desa tempat ia tumbuh) dan Agunnaryd (lokasi peternakan keluarganya). Dari desa kecil, IKEA berkembang menjadi merek global yang mendunia.
4. Buccheri: Tiga Saudara Pembangun Imperium Sepatu
Merek sepatu kulit Buccheri, yang telah eksis sejak 1980, ternyata diambil dari nama tiga saudara pendirinya: Budi, Ediansyah, dan Hery. Bermula dari toko kecil di Pasar Baru, Jakarta, ketiganya membangun Buccheri menjadi merek sepatu lokal yang diakui kualitasnya.
5. UNIQLO: Filosofi di Balik Pakaian Minimalis
Nama UNIQLO, merek fashion Jepang yang mendunia, berasal dari frasa Unique Clothing Warehouse. Konsep awalnya adalah menyediakan pakaian berkualitas dengan desain unik dan harga terjangkau. Kini, UNIQLO menjadi simbol gaya hidup modern di lebih dari 20 negara.
6. Maspion: Semangat Nasionalisme dalam Industri Lokal
Maspion, raksasa peralatan rumah tangga asal Surabaya, awalnya terinspirasi dari merek elektronik Jepang, Pioneer, dengan nama Maspioneer. Namun, setelah ada sengketa hukum, nama diubah menjadi Maspion—akronim dari "Mengajak Anda Selalu Percaya Industri Olahan Nasional". Ini mencerminkan komitmen pendiri, Alim Husin, untuk memajukan produk dalam negeri.
7. BMW: Identitas Jerman yang Melegenda
BMW, produsen mobil mewah asal Jerman, ternyata merupakan singkatan dari Bayerische Motoren Werke (dalam bahasa Inggris: Bavarian Engine Works Company). Nama ini menegaskan asal-usul perusahaan dari Bavaria, sekaligus menjadi simbol keahlian Jerman dalam teknologi mesin.
Kisah di balik nama-nama merek tersebut membuktikan bahwa branding tidak hanya tentang kemasan, tetapi juga tentang cerita, identitas, dan nilai yang ingin disampaikan.
Mulai dari lokasi, nama pendiri, hingga visi perusahaan, setiap singkatan menjadi cerminan sejarah yang mengantarkan merek-merek ini menuju kesuksesan. Jadi, merek favorit Anda apa yang ternyata menyimpan makna tersembunyi?