Jum`at, 04 April 2025
Beranda / Berita / Dunia / Kebijakan Tarif Trump Ancam Stabilitas Rupiah dan Pasar Indonesia

Kebijakan Tarif Trump Ancam Stabilitas Rupiah dan Pasar Indonesia

Rabu, 02 April 2025 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi Kebijakan Tarif Trump Melemahkan Pasar Indonesia. Foto: Antara/Muhammad Adimaja/Spt.


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang berencana menerapkan tarif impor ke seluruh negara, memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap ekonomi Indonesia. Rencana pengumuman kebijakan tersebut pada Rabu, 2 April 2025, dikhawatirkan memicu gejolak harga emas dan pelemahan nilai tukar Rupiah.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menilai langkah Trump berpotensi memicu lonjakan harga emas sekaligus melemahkan Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

"Rupiah berisiko mendekati Rp17.000 per USD. Pasar masih libur hingga 7 April, dan Bank Indonesia belum melakukan intervensi. Ini bisa memperburuk pelemahan," ujarnya kepada detikcom, Selasa (1/4/2025).

Dampak langsung kebijakan ini, menurut Ibrahim, akan terasa pada kenaikan harga barang impor seperti batu bara, nikel, dan minyak sawit mentah (CPO) yang masuk ke AS. Kenaikan tarif hingga 25% diprediksi memaksa Indonesia mencari pasar ekspor baru. 

"Pemerintah harus sigra menyiapkan strategi alternatif," tegasnya.

Meski belum jelas apakah Indonesia akan masuk dalam daftar negara terkena tarif, Ibrahim menekankan pentingnya antisipasi dini. "Kita sedang menghadapi masalah ekonomi global. Jika Indonesia masuk dalam daftar negara surplus, respons cepat pemerintah sangat dibutuhkan," tambahnya.

Selain risiko, ia juga melihat peluang keuntungan dari kebijakan ini, meski neraca perdagangan Indonesia-AS berpotentan terganggu. 

"Saya telah memperingatkan soal risiko perang dagang ini, apalagi dengan defisit fiskal yang mungkin melebar," pungkas Ibrahim.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI