Kamis, 10 September 2026
Beranda / Ekonomi / BSI Siapkan Rekening Warga Aceh, Bebas Administrasi Bulanan

BSI Siapkan Rekening Warga Aceh, Bebas Administrasi Bulanan

Kamis, 10 September 2026 08:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bersama CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani. Foto: Kolase Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Bank Syariah Indonesia (BSI) menyiapkan dua produk tabungan bebas biaya administrasi bulanan untuk mendukung program kepemilikan rekening bagi masyarakat. Kesiapan tersebut menyusul penugasan pemerintah kepada BSI untuk menangani pembukaan rekening warga khusus wilayah Aceh.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangan tertulis bertanggal Kamis (10/9/2026), menjelaskan bahwa perseroan menyiapkan BSI TabunganKu dan BSI Tabungan SimPel iB. Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh masyarakat memiliki akses rekening tabungan.

Kedua produk tersebut menggunakan akad wadiah atau titipan, dengan fasilitas bebas biaya administrasi bulanan. BSI menyebut kemudahan ini memungkinkan masyarakat menyimpan uang tanpa terbebani potongan rutin administrasi setiap bulan.

BSI TabunganKu disiapkan bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas dengan setoran awal minimal Rp20.000. Sementara itu, BSI Tabungan SimPel iB menyasar pelajar berusia di bawah 17 tahun yang belum memiliki KTP, dengan setoran awal minimal Rp1.000. Ketentuan usia, setoran awal, dan pembebasan administrasi bulanan SimPel juga tercantum dalam informasi produk resmi BSI.

Dalam keterangannya, BSI turut menyebut konektivitas dengan layanan mobile banking BYOND by BSI sebagai salah satu kemudahan untuk mendukung akses layanan perbankan masyarakat.

Kesiapan BSI itu melengkapi penjelasan CEO Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani mengenai pembagian tugas perbankan dalam program tersebut. Dilansir detikFinance, Rabu (9/9/2026), pembukaan rekening secara nasional ditugaskan kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI), sedangkan wilayah Aceh ditangani BSI.

“Pembukaan rekening di seluruh Indonesia melalui BRI dan untuk Aceh itu khusus dengan BSI bisa terlaksana dengan secepatnya ya,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.

Rosan menyampaikan bahwa manajemen kedua bank telah berkoordinasi. Adapun mekanisme penyerahan rekening masih dirancang pemerintah.

Pemberitaan tersebut juga menyebut rencana pemerintah memberikan rekening bersaldo awal Rp50.000 bagi warga berusia 17 tahun. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa saldo itu dapat ditarik pemilik rekening. Pendanaannya disebut bersumber dari APBN dengan anggaran Rp11 triliun.

Dari sisi penerima manfaat, Anggoro menekankan pentingnya rekening bebas administrasi bulanan untuk mendukung pemanfaatan bantuan pemerintah. Ia mencontohkan, bantuan sebesar Rp50.000 yang masuk ke rekening tidak akan terpotong oleh biaya administrasi bulanan.

“Dengan kemudahan ini, kami berharap dana bantuan yang disalurkan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat secara optimal,” ujar Anggoro.

Selain mendukung penyaluran bantuan, BSI berharap kedua produk tersebut dapat memperluas akses keuangan syariah dan mendorong kebiasaan menabung. Anggoro juga mengajak masyarakat membangun perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk mempersiapkan kebutuhan ibadah haji sejak dini.

Melalui penyiapan kedua rekening tersebut, BSI menyatakan komitmennya menghadirkan layanan perbankan syariah yang mudah dijangkau dan terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat. [ ]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI