DIALEKSIS.COM | Aceh - Sebanyak 1.197 rumah subsidi di Aceh mendapat dukungan pembiayaan pemerintah sepanjang Januari - September 2026. Jumlah itu berkurang 315 unit, atau 20,8 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara nasional, penyaluran program yang sama turun 12,4 persen.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Aceh mencatat nilai pembiayaan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp141,89 miliar hingga akhir September 2026. Pada periode yang sama tahun lalu, nilainya mencapai Rp177,7 miliar untuk 1.512 rumah. Program ini membantu masyarakat berpenghasilan rendah membeli rumah melalui kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mencatat penyaluran FLPP secara nasional mencapai 165.008 unit hingga akhir September, turun dari 188.434 unit setahun sebelumnya. Jika dilihat khusus pada Juli - September 2026, jumlah rumah yang dibiayai naik 8,92 persen secara tahunan menjadi 73.477 unit. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Survei Bank Indonesia yang terbit pada 6 November 2026 mencatat penjualan rumah baru dari pengembang turun 8,43 persen pada Juli - September dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada April - Juni, penurunan tahunannya sebesar 2,36 persen. Rumah tipe menengah mencatat penurunan penjualan terbesar, yakni 15,42 persen.
Di tengah penurunan penjualan, indeks harga rumah baru masih naik 0,58 persen secara tahunan. KPR tetap menjadi cara pembelian yang paling banyak dipakai, dengan porsi 70,68 persen dalam survei Bank Indonesia.
Survei itu menghimpun data pengembang di 18 kota dan kawasan, di luar Aceh. Angka Aceh dalam perbandingan ini terbatas pada rumah subsidi yang mendapat dukungan FLPP.
Di Banda Aceh, BP Tapera mencatat 70 rumah subsidi mendapat pembiayaan sekitar Rp8,3 miliar hingga akhir Juli 2026. Saat membahas penyediaan rumah terjangkau pada Agustus, BP Tapera dan pemerintah kota menyoroti keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah. Pengembangan hunian vertikal menjadi salah satu opsi yang dibahas.