Sabtu, 08 Agustus 2026
Beranda / Ekonomi / Rempah hingga Sagu Siap Go Global, Kemenperin Perkuat Strategi Ekspor Industri Agro

Rempah hingga Sagu Siap Go Global, Kemenperin Perkuat Strategi Ekspor Industri Agro

Sabtu, 08 Agustus 2026 13:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika menyampaikan pihaknya terus mendorong industri agro Indonesia naik kelas dan menembus pasar global melalui penguatan hilirisasi, kapasitas produksi, serta strategi ekspor. [Foto: dok. Kemenperin]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong industri agro Indonesia naik kelas dan menembus pasar global melalui penguatan hilirisasi, kapasitas produksi, serta strategi ekspor.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kekayaan sumber daya alam Indonesia harus diolah menjadi produk industri bernilai tambah tinggi dan memiliki daya saing di pasar internasional.

"Industri nasional tak cukup hanya menghasilkan produk berkualitas. Pelaku usaha juga harus memahami karakteristik pasar tujuan, memenuhi standar mutu dan keamanan pangan, serta memperhatikan tuntutan keberlanjutan," ucapnya, Sabtu (8/8/2026).

Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Direktorat Jenderal Industri Agro Kemenperin menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Ekspor pada 21-24 Juli 2026 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti 20 peserta dari 16 perusahaan industri rempah, rumput laut, mikroalga, dan sagu.

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, peserta dibekali kemampuan membaca peluang pasar melalui market intelligence, memahami regulasi negara tujuan ekspor, hingga memenuhi standar mutu dan keamanan pangan.

Tak hanya itu, aspek keberlanjutan turut menjadi perhatian. Peserta dikenalkan dengan penyusunan Sustainability Company Profile dan Sustainability Pitch Deck untuk memperkuat citra perusahaan di hadapan buyers global.

Kemenperin optimistis penguatan kompetensi dan hilirisasi dapat membuat produk berbasis rempah, rumput laut, mikroalga, dan sagu tidak lagi sekadar dijual sebagai komoditas. Produk tersebut diharapkan berkembang menjadi barang industri bernilai tambah tinggi dan semakin mampu bersaing di pasar dunia.[in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI