Jum`at, 04 April 2025
Beranda / Gaya Hidup / Berat Badan Naik Usai Lebaran? 3 Tips Dokter untuk Menurunkannya

Berat Badan Naik Usai Lebaran? 3 Tips Dokter untuk Menurunkannya

Selasa, 01 April 2025 15:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi berat badan. Foto: net


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Setelah sebulan berpuasa di Ramadan dan merayakan Lebaran, harapan untuk memiliki tubuh lebih langsing kerap terkubur oleh kenyataan pahit: berat badan justru melonjak. 

Pola makan tak terkontrol saat silaturahmi, ditambah godaan hidangan lebaran yang berlimpah, menjadi biang keladinya. Padahal, puasa Ramadan seharusnya menjadi momentum detoksifikasi tubuh dan pengaturan porsi makan. Lantas, bagaimana cara mengembalikan berat badan ideal setelah Lebaran?

Dr. Susan Thian, praktisi kesehatan, membagikan strategi efektif untuk mengatasi masalah ini. Simak ulasannya!

1. Teruskan Kebiasaan Intermittent Fasting

Selama Ramadan, tubuh telah beradaptasi dengan pola puasa selama 14 jam sehari. Nah, kebiasaan ini bisa dimodifikasi pasca-Lebaran dengan metode intermittent fasting yang lebih fleksibel. 

"Bedanya, Anda tetap boleh minum air putih, teh, atau kopi tanpa gula dan susu selama periode puasa," jelas dr. Susan. Dengan mempertahankan jeda makan 14-16 jam, tubuh akan terus membakar cadangan lemak secara optimal.

2. Kendalikan Godaan Camilan Manis

Kue nastar, putri salju, atau cookies dalam toples kerap menjadi "musuh diam-diam" pasca-Lebaran. Agar tak kalap, dr. Susan menyarankan untuk membagikan stok kue Lebaran ke tetangga atau kerabat. 

"Jika ingin tetap menikmati, konsumsilah camilan manis setelah makan besar yang kaya serat dan protein. Batasi porsinya misalnya, satu nastar saja untuk mencegah lonjakan gula darah," ujarnya. Trik ini membuat tubuh lebih kenyang sehingga hasil ngemil tak berlebihan.

3. Aktif Bergerak, Tak Perlu Olahraga Intens

Duduk lama setelah makan besar hanya akan mengunci kalori dalam tubuh. Solusinya? Lakukan aktivitas ringan yang melibatkan otot besar, seperti paha dan punggung, untuk membakar kalori ekstra. 

"Tak perlu ke gym. Cukup lakukan 50 repetisi squat atau lunges usai makan. Gerakan ini efektif membakar lemak jika dilakukan konsisten," papar dr. Susan. Rutinitas sederhana ini disebut mampu mengurangi 2-3 kg lemak dalam sebulan.

Kunci keberhasilan terletak pada konsistensi. Puasa Ramadan telah melatih disiplin tubuh kini saatnya melanjutkan ritme sehat itu pasca-Lebaran. Dengan menggabungkan pola makan teratur dan gerak aktif, target berat badan ideal bukan lagi sekadar harapan.

Nah, siap mencoba?

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI