Sabtu, 18 Juli 2026
Beranda / Berita / Nasional / Antrean Biosolar Mengular, Pertamina Pastikan Stok BBM Aceh Aman

Antrean Biosolar Mengular, Pertamina Pastikan Stok BBM Aceh Aman

Jum`at, 17 Juli 2026 18:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Antrean kendaraan terlihat mengular di salah satu SPBU di Kota Banda Aceh. Foto: RRI/Meikel


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengimbau masyarakat di Aceh membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berulang.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam beberapa waktu terakhir.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan antrean kendaraan dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan Biosolar serta adanya pembelian berlebih oleh sebagian konsumen.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berulang maupun penyalahgunaan BBM subsidi. Dengan demikian, penyaluran BBM dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat yang berhak,” kata Fahrougi, Jumat (17/7/2026), dikutip dari Antara.

Menurutnya, pembelian secara berlebihan tidak hanya memperpanjang waktu tunggu di SPBU, tetapi juga berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan penyaluran BBM di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Pertamina, kata Fahrougi, telah mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi kepadatan dan menjaga kelancaran distribusi BBM di Aceh.

Langkah tersebut meliputi pengoperasian terminal BBM selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, peningkatan penyaluran Biosolar hingga 10 persen sepanjang Juli 2026, serta pemantauan stok dan distribusi secara berkala.

“Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena distribusi terus berjalan. Pertamina juga terus melakukan monitoring terhadap stok dan penyaluran di seluruh wilayah,” ujarnya.

Fahrougi menjelaskan, berbagai langkah tersebut dilakukan agar distribusi BBM kembali optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata.

Pertamina memastikan persediaan BBM di wilayah Aceh masih berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Stok BBM yang tersedia di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) wilayah Aceh terdiri atas bensin atau gasoline sebanyak 6.756 kiloliter dan solar atau gasoil sebanyak 5.127 kiloliter.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar melakukan pengisian BBM dengan tertib, mengikuti antrean, serta mematuhi arahan petugas SPBU.

“Kami mengimbau agar pengisian BBM dilakukan secara tertib sesuai antrean dan mengikuti arahan petugas SPBU,” kata Fahrougi.

Pengelola SPBU juga diminta berkoordinasi dengan aparat setempat apabila diperlukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi SPBU. Langkah itu dinilai penting agar antrean kendaraan tidak mengganggu pelayanan maupun aktivitas pengguna jalan lainnya.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina akan memperketat pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan, Pertamina akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sinergi tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan distribusi BBM subsidi berjalan tertib dan sesuai peruntukannya,” pungkas Fahrougi. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI