Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Nasional / Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat, Perkuat Jaringan Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat, Perkuat Jaringan Selama Ramadan dan Idulfitri 2026

Kamis, 12 Maret 2026 18:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Executive Vice President Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Indosat Ooredoo Hutchison memastikan layanan jaringan telekomunikasi di Aceh tetap berjalan stabil selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Penguatan jaringan dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan data yang biasanya meningkat seiring tingginya aktivitas digital masyarakat pada bulan suci hingga musim mudik Lebaran.

Executive Vice President Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan Ramadan merupakan periode dengan peningkatan trafik data yang cukup signifikan karena masyarakat semakin aktif menggunakan layanan digital, mulai dari berkomunikasi dengan keluarga hingga mengakses berbagai kebutuhan informasi.

“Di momen Ramadan, masyarakat sangat bergantung pada koneksi untuk menjaga silaturahmi dan menjalankan aktivitas digital. Dengan analisis trafik berbasis AI, kami dapat memantau beban jaringan secara real-time sehingga penguatan kapasitas bisa dilakukan di titik yang memang dibutuhkan,” kata Agus kepada awak media, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, Indosat melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan pelanggan tetap mendapatkan pengalaman jaringan yang optimal selama Ramadan hingga Idulfitri. Salah satunya melalui program Ekspedisi Jaringan Andal #LebihBaikIndosat, yang dilakukan dengan rute perjalanan dari Medan menuju Aceh Tamiang.

Ekspedisi tersebut dilakukan untuk menguji secara langsung kualitas jaringan di sepanjang jalur perjalanan, termasuk di kawasan permukiman masyarakat serta titik-titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas publik.

Selain itu, tim juga melakukan pengecekan jaringan di wilayah yang sebelumnya sempat terdampak banjir pada Desember lalu.

Agus menjelaskan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Indosat untuk memastikan konektivitas tetap andal, khususnya pada jalur-jalur dengan mobilitas tinggi selama periode mudik dan libur Lebaran.

“Ramadan selalu identik dengan koneksi. Mulai dari panggilan video saat sahur, berbagi momen berbuka puasa, hingga perjalanan mudik yang membutuhkan akses internet yang stabil. Karena itu, kami ingin memastikan pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan yang semakin baik, Indosat juga meluncurkan kampanye #LebihBaikIndosat dengan semangat “You Only Need One” (YONO). Melalui kampanye ini, perusahaan menegaskan bahwa masyarakat hanya membutuhkan satu koneksi yang benar-benar dapat diandalkan untuk mendukung berbagai aktivitas digital.

Agus menyebutkan, Indosat telah memperkuat dan mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 190 Point of Interest (POI) strategis di berbagai wilayah Indonesia. Penguatan jaringan juga dilakukan di sejumlah kota besar dan daerah tujuan mudik, termasuk Aceh.

Selain itu, perusahaan juga melakukan pemantauan jaringan secara intensif selama 24 jam untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal. Kapasitas jaringan ditingkatkan di lokasi prioritas, serta BTS bergerak disiagakan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami lonjakan trafik data.

Tidak hanya memperkuat jaringan, Indosat juga memastikan seluruh infrastruktur telekomunikasi yang sebelumnya terdampak bencana di Aceh telah kembali berfungsi normal.

“Indosat telah memulihkan lebih dari 800 BTS yang sebelumnya terdampak bencana di Aceh. Saat ini seluruh BTS milik Indosat di provinsi tersebut sudah kembali beroperasi secara normal sehingga masyarakat dapat menikmati layanan komunikasi dengan baik,” jelas Agus.

Di sisi lain, Indosat juga menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi Sahabat AI, yang dirancang untuk memberikan pengalaman digital yang lebih relevan bagi masyarakat Indonesia.

Aplikasi tersebut dibangun menggunakan teknologi kecerdasan buatan kelas dunia dengan dukungan NVIDIA dan dirancang agar mampu memahami bahasa serta konteks lokal Indonesia. Kehadiran Sahabat AI diharapkan dapat membantu masyarakat menemukan informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan digital dengan cara yang lebih sederhana.

“Pada bulan Ramadan, aktivitas digital masyarakat meningkat cukup signifikan. Dengan kehadiran teknologi seperti Sahabat AI, kami ingin membuat teknologi terasa lebih dekat dan mudah dimanfaatkan oleh siapa saja,” katanya.

Salah satu program yang dijalankan adalah Surau Kita Berdaya, yang dilaksanakan di 13 surau di sejumlah daerah, seperti Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya.

Program ini mencakup renovasi rumah ibadah serta penguatan aktivitas komunitas masyarakat di sekitar surau.

Salah satu lokasi yang mendapatkan bantuan renovasi adalah Mushola Al-Ikhlas di Aceh Tamiang. Mushola tersebut mampu menampung sekitar 500 jamaah dan juga kerap dimanfaatkan sebagai tempat perlindungan warga ketika terjadi bencana.

Melalui program ini, Indosat berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas sosial dan keagamaan selama Ramadan.

“Komitmen #LebihBaikIndosat tidak hanya kami wujudkan melalui teknologi dan jaringan yang andal, tetapi juga melalui kepedulian nyata kepada masyarakat. Kami ingin memastikan konektivitas yang kami hadirkan benar-benar memberi manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat,” tutup Agus. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI