Kamis, 03 April 2025
Beranda / Berita / Nasional / Mudik Lebaran 2025: Kecelakaan Tewas Alami Penurunan 32 Persen

Mudik Lebaran 2025: Kecelakaan Tewas Alami Penurunan 32 Persen

Selasa, 01 April 2025 14:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum. [Foto: Humas Korlantas]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum, menyampaikan bahwa pada Hari Raya Idul Fitri 2025, arus mudik dari Jakarta yang diperkirakan mencapai 2,1 juta kendaraan pada periode H-10 hingga H+2. 

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.765.102 kendaraan telah meninggalkan Jakarta, yang berarti sekitar 81% dari proyeksi tersebut telah terpenuhi, sementara 18% sisanya masih berada di ibu kota.

“Hari ini hari raya Idul Fitri Minal aidin wal faizin kami laporkan traffic proyeksi h-10 hingga H + 2 harusnya 2,1 juta, tapi saat ini hari H keluar Jakarta sudah 1.765.102 jadi sudah 81% yang meninggalkan Jakarta tersisa kurang lebih 18%,” ujar Kakorlantas.

Irjen Pol Agus juga menambahkan, bila dibandingkan dengan puncak arus mudik pada tahun 2024, terlihat adanya peningkatan yang signifikan. Pada H-4 dan H-3, arus mudik tahun ini mengalami kenaikan hampir 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Idul Fitri 2025.

“Kalau dibandingkan Puncak arus tahun 2024 ada peningkatan bila dibandingkan dengan H-4 dan H-3 itu ada kenaikan hampir 14%,” tambahnya.

Dalam hal keselamatan, Kakorlantas Polri melaporkan penurunan angka kecelakaan pada arus mudik tahun 2025. Pada 2024, tercatat sebanyak 2.152 kecelakaan, sementara tahun ini angka tersebut turun menjadi 1.477 kecelakaan, atau berkurang sebesar 31,37%. Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga menurun sebanyak 32%, dari 324 orang pada 2024 menjadi 223 orang pada 2025.

“Bahwa kecelakaan tahun 2024 2.152 tahun 2025 jumlahnya 1.477 jadi ada penurunan 31,37% termasuk fatalitas korban meninggal dunia dari 2024 ke 2025 ada penurunan 32% dari 324 menjadi 223,” jelas Kakorlantas.

Kakorlantas Polri memastikan bahwa pihaknya bersama stakeholder terkait telah mempersiapkan berbagai strategi dan skenario untuk mengantisipasi puncak arus balik, yang diprediksi akan terjadi sekitar tanggal 5, 6, atau 7 Mei 2025. Irjen Pol Agus berharap bahwa dengan persiapan matang ini, arus balik dapat berjalan lancar dan aman.

“Sampai saat ini Korlantas Polri dan stakeholder tentunya mempersiapkan arus balik dengan segala strategi dan skenario-skenario ketika nanti terjadi arus balik puncaknya sekitar tanggal 5, 6 atau 7 demikian dilaporkan sementara terimakasih,” pungkasnya.[*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI