DIALEKSIS.COM | Olahraga - Cristiano Ronaldo masih menjadi pesepak bola dengan pendapatan tertinggi di dunia versi Forbes. Bintang Al Nassr itu diproyeksikan meraup US$300 juta, meninggalkan Lionel Messi yang berada di posisi kedua dengan estimasi US$145 juta.
Dalam laporan yang diterbitkan Forbes pada 19 Oktober 2026, kedua pemain kembali menguasai dua posisi teratas untuk musim keempat berturut-turut.
Kontrak bermain menjadi penopang utama pendapatan Ronaldo. Pemain asal Portugal itu diperkirakan menerima US$250 juta dari Al Nassr pada musim 2026/2027. Tambahan US$50 juta berasal dari kerja sama komersial dan kegiatan bisnis di luar lapangan.
Messi memiliki komposisi penghasilan berbeda. Bintang Inter Miami tersebut diperkirakan memperoleh US$70 juta dari aktivitas bermain, sementara pendapatan komersial dan bisnisnya mencapai US$75 juta.
Dengan selisih US$155 juta, penghasilan Ronaldo sekitar 2,07 kali pendapatan Messi. Keunggulan itu terutama berasal dari besarnya kompensasi bermain yang diterimanya di Arab Saudi.
Di luar sepak bola, Ronaldo mengembangkan merek CR7 yang mencakup pakaian, parfum, hingga hotel. Messi mempertahankan kemitraan dengan sejumlah merek besar sekaligus memperluas kepentingan bisnisnya dalam kepemilikan klub.
Gabungan pendapatan keduanya diperkirakan mencapai US$445 juta. Nilai itu mendekati separuh dari total US$942 juta yang diproyeksikan diterima sepuluh pesepak bola berpendapatan tertinggi dalam daftar Forbes tahun ini.
Di bawah Ronaldo dan Messi, Kylian Mbappe menempati peringkat ketiga dengan US$100 juta. Erling Haaland menyusul dengan US$85 juta, sementara Vinicius Junior berada di posisi kelima dengan US$76 juta.
Lamine Yamal menempati urutan keenam dengan US$55 juta, diikuti Sadio Mane US$54 juta dan Jude Bellingham US$45 juta. Harry Kane berada di posisi kesembilan dengan US$42 juta, sedangkan Mohamed Salah melengkapi sepuluh besar dengan US$40 juta.
Daftar tersebut menggunakan estimasi pendapatan bermain musim 2026/2027 serta penghasilan tahunan di luar lapangan. Khusus Messi, perhitungan pendapatan bermain mengacu pada tahun kalender 2026 mengikuti jadwal kompetisi MLS. Seluruh angka dihitung sebelum pemotongan pajak dan biaya agen.
