DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Asrama Haji Aceh menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji asal Aceh yang dijadwalkan berlangsung pada 15-30 Juni 2026. Berbagai fasilitas dan layanan telah dipersiapkan guna memastikan proses debarkasi berjalan lancar, aman, dan nyaman.
Kepala Asrama Haji Aceh, Irsyadi, mengatakan persiapan telah mencapai 99 persen. Pihaknya telah melakukan evaluasi dan pengecekan sarana-prasarana, kebersihan lingkungan, sanitasi, kualitas air, hingga pengasapan (fogging) untuk menjaga kesehatan kawasan asrama.
Setelah tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, jemaah akan menuju Asrama Haji Aceh untuk mengikuti prosesi pelepasan sebelum kembali ke daerah masing-masing.
Asrama Haji juga menyiapkan ruang salat, fasilitas istirahat bagi jemaah yang masih harus melanjutkan perjalanan, serta layanan kesehatan melalui klinik yang ditempatkan di Gedung Muzdalifah dan dikelola Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Aceh.
Kasubbag Umum Asrama Haji Aceh, Afrizal, mengatakan koordinasi terus dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh rangkaian debarkasi berjalan optimal. Menurut dia, meski sebagian besar jemaah tidak menginap saat kepulangan, seluruh layanan tetap disiagakan.
"Asrama Haji Aceh berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga jemaah tiba kembali di daerah masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat," kata Afrizal. [*]