Kamis, 11 Juni 2026
Beranda / Pemerintahan / DPMG Aceh Dorong Tata Kelola Aset Gampong yang Transparan dan Akuntabel

DPMG Aceh Dorong Tata Kelola Aset Gampong yang Transparan dan Akuntabel

Rabu, 10 Juni 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh menggelar Pelatihan Pengelolaan Aset Gampong di Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa (9/6/2026). [Foto: dok. DPMG Aceh]


DIALEKSIS.COM | Blangpidie - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh menggelar Pelatihan Pengelolaan Aset Gampong di Kabupaten Aceh Barat Daya, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur gampong dalam mengelola aset desa secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Bidang Pemerintahan Mukim dan Gampong DPMG Aceh, Helmi Iskandar, yang mewakili Kepala DPMG Aceh. Kegiatan tersebut diikuti aparatur gampong, pengelola aset desa, pendamping desa, serta unsur terkait lainnya dari Kabupaten Aceh Barat Daya.

Dalam sambutannya, Helmi menegaskan bahwa pengelolaan aset gampong memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, aset yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat.

“Pengelolaan aset gampong harus dilakukan secara tertib administrasi, memiliki data yang jelas, serta dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, aparatur gampong perlu memiliki pemahaman dan kemampuan yang memadai dalam pengelolaan aset,” kata Helmi.

Ia menjelaskan, pengelolaan aset tidak hanya mencakup pencatatan dan inventarisasi, tetapi juga pemanfaatan, pemeliharaan, hingga pengamanan aset. Langkah tersebut penting untuk mencegah potensi permasalahan hukum maupun kerugian bagi gampong di masa mendatang.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah daerah, praktisi pengelolaan aset, dan tenaga ahli pemberdayaan masyarakat. Materi yang diberikan meliputi inventarisasi aset, mekanisme pemanfaatan aset gampong, pengelolaan administrasi aset berbasis digital, hingga strategi optimalisasi aset untuk meningkatkan pendapatan asli gampong.

Peserta menyambut positif pelatihan tersebut karena dinilai dapat membantu aparatur gampong memahami tata kelola aset secara lebih sistematis dan profesional.

Melalui kegiatan ini, DPMG Aceh berharap seluruh gampong di Aceh mampu menerapkan pengelolaan aset yang efektif, transparan, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI