Sabtu, 31 Oktober 2026
Beranda / Pemerintahan / Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Nuri Farisal Ingatkan Pentingnya Merawat Rupiah

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Nuri Farisal Ingatkan Pentingnya Merawat Rupiah

Sabtu, 31 Oktober 2026 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Ketua TP-PKK Sabang Nuri Farisal mengapresiasi Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 oleh BI dan TNI AL untuk memperkuat edukasi serta layanan penukaran Rupiah di wilayah kepulauan. [Foto: Prokopim Sabang]


DIALEKSIS.COM | Sabang - Ketua TP-PKK Kota Sabang, Nuri Farisal, mengapresiasi pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) bersama TNI Angkatan Laut di Kota Sabang. Kegiatan ini dinilai penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Rupiah sekaligus memperluas akses penukaran uang di wilayah kepulauan.

Apresiasi tersebut disampaikan Nuri saat menghadiri kegiatan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta layanan penukaran uang di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (30/10/2026) sore.

Menurut Nuri, Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, melainkan simbol kedaulatan dan identitas bangsa. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk mengenal, mencintai, dan memperlakukan mata uang nasional dengan baik.

“Sudah sepatutnya kita memiliki rasa cinta, kebanggaan, dan pemahaman yang baik terhadap uang Rupiah. Masyarakat tidak hanya perlu mengenal Rupiah, tetapi juga harus mampu merawat, menggunakan, dan memperlakukannya dengan baik,” kata Nuri.

Ingatkan Prinsip 5J Merawat Rupiah

Nuri juga mengingatkan masyarakat menerapkan prinsip 5J dalam menjaga kualitas uang Rupiah, yakni jangan dilipat, dicoret, diremas, distapler, dan dibasahi.

Ia menilai edukasi tersebut perlu menjangkau berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, generasi muda, pelaku UMKM hingga warga gampong. Terlebih, ketersediaan uang Rupiah dan kemudahan penukaran menjadi kebutuhan penting bagi Sabang sebagai daerah kepulauan yang mengandalkan sektor pariwisata dan perdagangan.

Sementara itu, Pemimpin Rombongan ERB 2026, Nampati Y. Ginting, mengatakan ekspedisi tersebut membawa tiga misi utama, yaitu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Rupiah, menyediakan layanan penukaran uang pecahan baru, serta memfasilitasi penukaran uang rusak atau tidak layak edar.

Ekspedisi yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 itu mengusung tema “Dari Belawan ke Pulau Sabang, Rupiah Terjaga Negara Berdaulat”. Rutenya menjangkau Pulau Sembilan, Pulau Kampai, Pulau Pusong, hingga Pulau Sabang untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi Rupiah di wilayah kepulauan.

Usai kegiatan, Nuri bersama Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengunjungi KRI Bung Karno-369 yang bersandar di Dermaga Lanal Sabang. Rombongan disambut Komandan KRI, Letkol Laut (P) Febi Awal Romansyah, yang memperkenalkan fasilitas kapal perang tersebut. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI