Selasa, 25 Agustus 2026
Beranda / Pemerintahan / El Nino 2026, Pemerintah Pastikan Harga Beras Tetap Terkendali

El Nino 2026, Pemerintah Pastikan Harga Beras Tetap Terkendali

Senin, 24 Agustus 2026 12:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Indri

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan pemerintah memiliki dua instrumen untuk menjaga harga beras, yakni memperkuat program SPHP dan mempercepat bantuan pangan. [Foto: dok. Bapanas]


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah optimistis harga beras tetap terkendali meski El Nino melanda Indonesia sejak Juli 2026 dan Agustus menjadi puncak musim kemarau.

Kondisi ini berbeda dengan El Nino 2023-2024 ketika inflasi beras sempat melonjak hingga 5,61 persen pada September 2023 dan 5,32 persen pada Februari 2024.

Hingga 21 Agustus 2026, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Bulog mencapai 5,17 juta ton. Sementara penyaluran CBP sepanjang Januari-Agustus mencapai 1,65 juta ton.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan pemerintah memiliki dua instrumen untuk menjaga harga beras, yakni memperkuat program SPHP dan mempercepat bantuan pangan.

"Kita bisa mengerem perkembangan harga beras dengan 2 instrumen. Bulog segera cepat masif melakukan SPHP terutama di pasar-pasar," kata Ketut, Senin (24/8/2026).

BPS mencatat inflasi beras hingga Juli 2026 masih terkendali. Inflasi tahunan turun menjadi 3,10 persen, sedangkan secara bulanan berada di level 0,49 persen. [in]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
pema - damai
dishub