Minggu, 06 April 2025
Beranda / Pemerintahan / Gubernur Aceh Tinjau Pelabuhan Sabang, BPKS Dorong Pengembangan Infrastruktur dan Kawasan Bebas Bea

Gubernur Aceh Tinjau Pelabuhan Sabang, BPKS Dorong Pengembangan Infrastruktur dan Kawasan Bebas Bea

Sabtu, 05 April 2025 09:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnaen menyambut kunjungan perdana Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Pelabuhan Penyeberangan BPKS Balohan. Foto: Kolase Dialeksis.com


DIALEKSIS.COM | Sabang - Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS), Iskandar Zulkarnaen, menyambut kunjungan perdana Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Pelabuhan Penyeberangan BPKS Balohan, Sabang, Kamis (4/4/2025). Kunjungan ini menandai langkah strategis dalam mempercepat pengembangan Sabang sebagai kawasan ekonomi unggulan di ujung barat Indonesia.

Kedatangan Gubernur Aceh yang baru dilantik tersebut disambut meriah oleh jajaran BPKS dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Iskandar Zulkarnaen menyebut kunjungan ini sebagai “momen bersejarah” yang membuka babak baru kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan BPKS. 

“Sabang memiliki potensi besar sebagai gerbang ekonomi, dan sinergi ini akan mempercepat terwujudnya visi tersebut,” ujarnya kepada Dialeksis melalui keterangan whatsapp, Sabtu (05/04/2025).

Selama kunjungan, kedua pihak membahas sejumlah agenda prioritas, termasuk peningkatan infrastruktur penyeberangan untuk memperlancar konektivitas antara Sabang dan daratan Aceh, serta pengembangan sektor pariwisata berbasis keberlanjutan. Salah satu proyek konkret yang segera direalisasikan adalah pembukaan Gerai Bebas Bea di lantai 2 Pelabuhan Balohan, hasil investasi perusahaan asal Hongkong, Halal International.

“Gerai ini akan menjadi pusat belanja produk halal dan barang bebas bea pertama di Sabang, memperkuat posisi kami sebagai destinasi wisata dan belanja internasional,” jelas Iskandar.

Tak hanya itu, BPKS juga mengungkap rencana transformasi Pelabuhan Sabang sebagai shorebase (pusat logistik) untuk sektor migas. 

“Kami sedang menyiapkan fasilitas pendukung agar Sabang bisa menjadi hub distribusi dan operasional bagi industri migas di wilayah barat Indonesia,” tambah Iskandar.

Gubernur Muzakir Manaf mengapresiasi inisiatif BPKS dan menegaskan komitmen Pemprov Aceh untuk mendukung penuh pengembangan Sabang.

“Ini adalah momentum untuk membangun konektivitas yang lebih kuat, bukan hanya fisik, tetapi juga ekonomi dan budaya. Sabang harus menjadi kebanggaan Aceh dan Indonesia,” tegasnya.

Menurut Iskandar dengan pengembangan kawasan bebas bea dan infrastruktur migas, Sabang berpotensi menarik investasi besar dan menciptakan lapangan kerja baru. Kunci keberhasilannya ada pada konsistensi kebijakan dan transparansi pengelolaan,” jelasnya lagi. 

"Kunjungan Gubernur Aceh ini diharapkan menjadi katalisator bagi terwujudnya Sabang sebagai destinasi multisektor yang berdaya saing global, menggabungkan kekuatan pariwisata, perdagangan, dan energi dalam satu kesatuan yang sinergis. Dengan komitmen kedua belah pihak, optimisme menuju Sabang yang lebih maju semakin mengemuka," tutupnya. 

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI