DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah pusat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Aceh dengan menyalurkan bantuan kemasyarakatan presiden berupa dana pembelian sapi Meugang.
Program ini tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan tradisi Meugang yang mengakar kuat di tengah masyarakat Aceh, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial dan ekonomi pascabencana.
Bantuan tersebut telah resmi disalurkan melalui mekanisme transfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di 19 kabupaten dan kota terdampak bencana pada Selasa, 17 Maret 2026. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp72,75 miliar, dengan skema alokasi sebesar Rp50 juta untuk setiap desa terdampak.
Program ini menyasar ratusan desa di berbagai wilayah Aceh yang sebelumnya dilanda bencana hidrometeorologi. Pemerintah pusat memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah untuk mengatur distribusi bantuan agar berjalan cepat, merata, dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung maupun yang masih berada di lokasi pengungsian.
Dalam data yang diterima media dialeksis.com, Rabu, 18 Maret 2026, secara keseluruhan, bantuan tersebut setara dengan pengadaan 1.455 ekor sapi, dengan harga satuan yang telah ditetapkan sebesar Rp50 juta per ekor.
Kabupaten Aceh Utara menjadi penerima terbesar dengan total bantuan mencapai Rp19,55 miliar untuk 391 desa.
Disusul Kabupaten Aceh Tamiang yang menerima Rp10,5 miliar untuk 210 desa, serta Kabupaten Aceh Tengah sebesar Rp8,05 miliar untuk 161 desa. Kabupaten Aceh Timur juga mendapatkan alokasi signifikan sebesar Rp7,55 miliar yang diperuntukkan bagi 151 desa terdampak.
Sementara itu, Kabupaten Pidie Jaya menerima Rp4,9 miliar untuk 98 desa. Di wilayah dataran tinggi, Kabupaten Bener Meriah memperoleh Rp4,55 miliar untuk 91 desa, dan Kabupaten Gayo Lues mendapatkan Rp4,3 miliar untuk 86 desa.
Kabupaten Bireuen dan Aceh Tenggara masing-masing menerima Rp2,25 miliar untuk 45 desa. Kemudian Kabupaten Pidie memperoleh Rp2 miliar untuk 40 desa. Kabupaten Nagan Raya mendapatkan Rp1,45 miliar untuk 29 desa.
Di wilayah lainnya, bantuan juga disalurkan ke Kabupaten Aceh Barat, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Singkil yang masing-masing menerima Rp1 miliar untuk 20 desa. Kota Langsa memperoleh Rp600 juta untuk 12 desa, sementara Kota Lhokseumawe menerima Rp550 juta untuk 11 desa.
Adapun Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Selatan masing-masing mendapatkan Rp500 juta untuk 10 desa, serta Kabupaten Simeulue sebagai penerima terakhir memperoleh Rp250 juta untuk lima desa.
Program bantuan sapi Meugang ini merupakan kali kedua disalurkan oleh pemerintah pusat dalam tahun ini. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah diberikan menjelang Meugang Ramadan dengan jumlah anggaran yang sama.
Langkah ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga tradisi budaya sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi warga yang terdampak bencana.