Rabu, 22 Juli 2026
Beranda / Pemerintahan / PGE Siap Bor Sumur Rayeu D-1, BPMA Sebut Dukung Target Produksi Migas Nasional

PGE Siap Bor Sumur Rayeu D-1, BPMA Sebut Dukung Target Produksi Migas Nasional

Kamis, 30 April 2026 16:15 WIB

Font: Ukuran: - +

BPMA bersama PGE melakukan sosialisasi rencana pemboran eksplorasi migas pada sumur Rayeu D-1 Desa Alue Serdang, Kecamatan Baktiya kepada para pemangku kepentingan di Aceh Utara, Kamis (30/4/2026). [Foto: Dok PGE]


DIALEKSIS.COM | Lhoksukon - BPMA dan PT Pema Global Energi (PGE) menggelar sosialisasi rencana pemboran eksplorasi migas di Sumur Rayeu D-1 kepada para pemangku kepentingan di Aceh Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Kamis (30/4/2026).

Sosialisasi dihadiri Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil yang diwakili Wakil Bupati Tarmizi, Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali, perwakilan Polres Aceh Utara, Kodim Aceh Utara, Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Plt Sekda Aceh Utara, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta Camat Baktiya.

General Manager PGE Andika Mahardika melalui Field Manager PGE Agung Widyantoro mengatakan pemboran Sumur Rayeu D-1 merupakan bagian dari upaya perusahaan memperpanjang masa produksi Lapangan Arun atau Wilayah Kerja (WK) B yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun sejak dikelola Mobil Oil.

"Ini juga merupakan komitmen kerja pasti PGE bersama pemerintah melalui BPMA untuk melakukan eksplorasi dalam mencari sumber migas baru di Wilayah Kerja B," ujar Andika.

Ia menjelaskan, sebelum rencana pemboran tersebut, PGE telah melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan produksi migas di WK B. Di antaranya pengeboran eksplorasi Sumur A-55 dan Rayeu C-1, pelaksanaan survei seismik tiga dimensi yang disebut sebagai yang terluas di luar Pulau Jawa, hingga penggantian gas booster compressor dan sejumlah peralatan produksi di Cluster 4.

Menurutnya, berbagai upaya tersebut merupakan bentuk komitmen PGE untuk meningkatkan produksi migas Aceh sekaligus memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Aceh Utara.

Sementara itu, Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal BPMA, Irham M Amin, mengapresiasi komitmen PGE yang kembali melaksanakan pemboran eksplorasi di Wilayah Kerja B.

Irham mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung target pemerintah mencapai produksi minyak sebesar 1 juta barel per hari (BOPD) dan produksi gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BCFD) pada 2030.

"Pemboran eksplorasi yang dilaksanakan PGE merupakan bagian dari dukungan terhadap target produksi migas nasional sekaligus upaya menjaga ketahanan energi nasional," katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang selama ini mendukung berbagai kegiatan operasional dan eksplorasi migas di wilayah tersebut.

Di sisi lain, Wakil Bupati Aceh Utara Tarmizi yang mewakili Bupati Ismail A Jalil menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan pemboran yang dilakukan BPMA dan PGE.

Menurutnya, investasi di sektor migas diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara juga membuka peluang bagi investor lain untuk menanamkan modalnya.

"Aceh Utara siap bangkit kembali. Sosialisasi seperti ini menjadi forum komunikasi antara perusahaan dan pemerintah sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih jelas dan dapat diterima dengan baik," ujar Tarmizi. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI