Sabtu, 05 April 2025
Beranda / Politik dan Hukum / Kilas Balik Golkar Aceh yang Akhirnya Mendukung Kemenangan Mualem - Dek Fadh

Kilas Balik Golkar Aceh yang Akhirnya Mendukung Kemenangan Mualem - Dek Fadh

Sabtu, 07 Desember 2024 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn
Lambang partai Golkar. Foto: net

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Setelah Ilham Pangestu memberi ucapan selamat atas kemenangan Muzakir Manaf - Fadhlullah, kini giliran Fraksi Golkar DPR Aceh yang menyampaikan hal yang sama. 

Ucapan selamat juga disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan DPD I Partai Golkar Aceh, Lukman CM, Sekretaris Partai Golkar Aceh, Ali Basrah, dan Ketua Bapilu Partai Golkar Aceh, T Raja Keumangan yang juga bupati terpilih Nagan Raya. 

Sebagaimana pernah diwartakan oleh Dialeksis Partai Golkar Aceh yang awalnya sudah berjanji akan memberi dukungan kepada Muzakir Manaf - Fadhlullah akhirnya ngeprank Mualem. 

Padahal pada saat deklarasi calon kepala daerah yang diusung oleh Partai Aceh di Taman Sri Ratu Safiatuddin, calon gubernur Aceh Mualem menyatakan bahwa Golkar mendukung dirinya. 

“Entreuk malam jak cok rekomendasi,” kata Mualem sambil tersenyum, Minggu (25/8). 

Namun, tidak berselang lama sikap Golkar berbalik arah. Golkar mengikuti langkah PAS, NasDem, dan PAN mendukung pasangan Bustami Hamzah-Tgk Muhammad Yusuf A Wahat (Tusop). 

Surat dukungan Partai Golkar diserahkan oleh Ketua DPD Partai Golkar TM Nurlif kepada Bustami Hamzah yang didampingi Tusop di kantor DPP Partai Golkar di Jakarta, Minggu (25/8/2024).

Ketua Divisi Saksi Kawal Suara Badan Pemenangan Mualem-Dek Fadh, Juanda Djamal di Kantor Pemenangan Mualem-Dek Fadh, Rabu, 4 Desember 2024 menyampaikan bahwa dari 23 kabupaten/kota, mayoritas dimenangkan oleh paslon 02. 

“Sebanyak 15 kabupaten/kota kami unggul,” katanya. 

Total suara yang diperoleh pasangan Mualem-Dek Fadh mencapai 1.492.846 suara atau 53,27 persen.

Sementara itu, pasangan nomor urut 1, Bustami-M Fadhil Rahmi memperoleh total suara sebanyak 1.390.375 suara atau 46,73 persen. 

"Mualem-Dek Fadh unggul 186.471 suara," kata Juanda.

Juanda menjelaskan, perolehan suara tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi dari 23 kabupaten/kota yang sudah disahkan dalam pleno tingkat daerah. 

Namun, Juanda menegaskan bahwa pihaknya tetap menunggu hasil resmi dari Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. []

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI