Minggu, 19 Juli 2026
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Turis Johor Terpesona Sejarah Putroe Phang, Janji Promosikan Wisata Banda Aceh

Turis Johor Terpesona Sejarah Putroe Phang, Janji Promosikan Wisata Banda Aceh

Sabtu, 18 Juli 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memperkenalkan sejarah Taman Putroe Phang kepada rombongan wisatawan asal Malaysia saat pembukaan Banda Aceh Art and Cultural Market Putroe Phang di kawasan Taman Putroe Phang, Sabtu (18/7/2026). [Foto: Diskominfotik BNA]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, memperkenalkan sejarah Taman Putroe Phang kepada rombongan wisatawan asal Malaysia saat pembukaan Banda Aceh Art and Cultural Market Putroe Phang di kawasan Taman Putroe Phang, Sabtu (18/7/2026).

Di hadapan para tamu, Illiza mengisahkan asal-usul Taman Putroe Phang yang berkaitan erat dengan Sultan Iskandar Muda dan Putroe Phang, putri dari Pahang yang kemudian menjadi permaisuri Kesultanan Aceh.

Menurutnya, setelah Sultan Iskandar Muda menaklukkan Pahang, Putroe Phang dibawa ke Aceh dan dinikahi. Karena sang permaisuri kerap merindukan kampung halamannya, Sultan membangun Gunongan beserta taman di sekitarnya sebagai simbol kasih sayang sekaligus tempat Putroe Phang bersantai dan mandi bersama para dayang.

"Ini adalah taman cinta Sultan Iskandar Muda kepada Putroe Phang. Gunongan dan taman ini menjadi bukti besarnya kasih sayang beliau kepada permaisurinya," kata Illiza.

Ia juga mengajak para wisatawan Malaysia untuk melihat kedekatan sejarah antara Aceh dan Pahang yang telah terjalin sejak masa Kesultanan Aceh. Menurut Illiza, kisah Putroe Phang menjadi salah satu simbol kuat hubungan serumpun kedua wilayah.

Salah seorang wisatawan asal Johor, Malaysia, Kamariah, mengaku senang mendapat undangan menghadiri pembukaan Banda Aceh Art and Cultural Market Putroe Phang. Ia mengatakan pertunjukan seni dan budaya yang disuguhkan membuat dirinya bersama rombongan merasa terhibur.

"Kami sangat teruja dan terhibur dapat melihat seni budaya yang ditampilkan pada kegiatan ini. Acara ini bagus sekali, kami akan mempromosikan kegiatan ini saat nanti pulang ke Johor," ujarnya.

Kamariah mengaku baru mengetahui kisah kedekatan sejarah Aceh dan Malaysia melalui cerita Putroe Phang dan Sultan Iskandar Muda. Menurutnya, cerita tersebut menjadi pengalaman baru yang menambah daya tarik kunjungan mereka ke Banda Aceh. [r]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI