Sabtu, 05 April 2025
Beranda / /

  • Selamatkan Hutan Leuser, 3.500 Bibit Pinang Ditanam dan 711 Hektar Lahan Dipulihkan
    Aceh | 3 bulan lalu
    Selamatkan Hutan Leuser, 3.500 Bibit Pinang Ditanam dan 711 Hektar Lahan Dipulihkan

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak 300 personel dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Kepolisian Daerah Aceh, Komando Daerah Militer Iskandar Muda, serta dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak, melakukan operasi gabungan pemulihan kawasan hutan yang telah dirambah di Blok Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.



  • Pekan Raya Leuser 2024: Perempuan Garda Terdepan dalam Konservasi
    Aceh | 3 bulan lalu
    Pekan Raya Leuser 2024: Perempuan Garda Terdepan dalam Konservasi

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Penjabat Ketua PKK Aceh, Hj. Safriati, membuka Pekan Raya Leuser 2024, yang diselenggarakan oleh Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), di Banda Aceh, Jumat (6/12/2024). Acara bertema Woman in Conservation itu diikuti oleh peserta dari 15 kabupaten/kota, yang sebagian besarnya perempuan.

  • LPLHa Bersama WGII Inventarisasi AKKM di Aceh Utara
    Aceh | 4 bulan lalu
    LPLHa Bersama WGII Inventarisasi AKKM di Aceh Utara

    DIALEKSIS.COM | Lhokseumawe - Lembaga Pembelaan Lingkungan Hidup dan HAM Aceh (LPLHa) bersama Working Group ICCAs Indonesia (WGII) melakukan inventarisir Areal Konservasi Kelola Masyarakat (AKKM) di Desa Peurupok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. 

  • Kontroversi Pembukaan Lahan di Kawasan Ekosistem Leuser
    Berita | 9 bulan lalu
    Kontroversi Pembukaan Lahan di Kawasan Ekosistem Leuser

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Pembukaan lahan seluas 14 hektare di kawasan hutan lindung Ekosistem Leuser, Kota Subulussalam, Aceh, memicu kontroversi. Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) menuding PT Sawit Panen Terus (SPT) sebagai pelakunya, namun Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh membantah.