Jum`at, 22 Mei 2026
Beranda / Gaya Hidup / Seni - Budaya / Aceh dan Iran Perkuat Hubungan Budaya Lewat Diskusi dan Pemutaran Film Khodaye Jang

Aceh dan Iran Perkuat Hubungan Budaya Lewat Diskusi dan Pemutaran Film Khodaye Jang

Kamis, 21 Mei 2026 17:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Kegiatan diskusi dan pemutaran film semidokumenter Khodaye Jang yang berlangsung di UPTD Perpustakaan Wilayah Aceh, Kamis (21/5/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat. [Foto: Disbudpar Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kegiatan diskusi dan pemutaran film semidokumenter Khodaye Jang yang berlangsung di UPTD Perpustakaan Wilayah Aceh, Kamis (21/5/2026), mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Sekitar 60 peserta hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari mahasiswa, organisasi kepemudaan, akademisi hingga masyarakat umum.

Acara itu turut dihadiri Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Iran di Jakarta, Dr Yahya Jahan Giri.

Dalam sambutannya, ia mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Aceh serta dukungan Pemerintah Aceh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dr Yahya mengatakan pihaknya berkomitmen memperluas akses masyarakat Aceh terhadap kebudayaan Iran melalui penyediaan buku dan film berbahasa Persia yang memiliki keterkaitan dengan budaya Aceh.

“Saya berjanji akan membawa buku-buku berbahasa Persia yang berkaitan dengan budaya di Iran dan memiliki kesamaan dengan budaya di Aceh,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat Aceh dapat mengenal Iran lebih dekat melalui film yang diputar dalam kegiatan tersebut.

Selain itu, pihak Kedutaan Besar Iran juga berencana mengirimkan dua influencer asal Aceh ke Iran dalam program pertukaran budaya.

Program tersebut bertujuan mempererat hubungan kedua wilayah sekaligus memperkenalkan kehidupan masyarakat Iran dalam menjaga dan merawat budaya mereka.

Menurut Dr Yahya, Iran dan Aceh memiliki banyak kesamaan nilai budaya, terutama dalam semangat perjuangan, ketahanan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedy Yuswadi, yang mewakili Sekretaris Daerah Aceh, secara resmi membuka kegiatan pemutaran film Khodaye Jang.

Dedy mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pemutaran film, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan pembelajaran mengenai sejarah serta nilai perjuangan.

“Film ini mengajarkan nilai ketahanan, inovasi, kerja keras, keberanian, serta pentingnya kemandirian dalam menghadapi tantangan global,” kata Dedy.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan dalam pembangunan Aceh yang terus berupaya meningkatkan daya saing dan kemandirian daerah.

Pemerintah Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Iran di Jakarta atas partisipasinya dalam kegiatan kebudayaan di Aceh.

Kehadiran delegasi Iran dinilai menjadi bentuk penguatan hubungan persahabatan dan pertukaran budaya antara Iran dan Indonesia, khususnya Aceh.

Pemerintah Aceh berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal penguatan kerja sama budaya sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor yang saling menguntungkan.

Apresiasi juga diberikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh serta Yayasan Aceh Bergerak yang telah menghadirkan ruang edukatif bagi masyarakat melalui kegiatan tersebut. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI