Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda / Berita / Aceh / Bhayangkara Fest 2026 Resmi Digelar, Kapolda: Polda Aceh Milik Masyarakat

Bhayangkara Fest 2026 Resmi Digelar, Kapolda: Polda Aceh Milik Masyarakat

Jum`at, 19 Juni 2026 23:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., pada Jumat (19/6), membuka Bhayangkara Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merah Polda Aceh, Banda Aceh. [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kepolisian Daerah (Polda) Aceh resmi membuka Bhayangkara Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merah Polda Aceh, Banda Aceh, mulai 19 hingga 22 Juni 2026 itu diharapkan menjadi wadah kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

Pembukaan festival dilakukan langsung oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., pada Jumat (19//2026). Acara tersebut dihadiri ribuan masyarakat, unsur Forkopimda, Bhayangkari, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menegaskan bahwa Polda Aceh merupakan bagian dari masyarakat dan harus terus hadir di tengah-tengah warga melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat.

“Polda Aceh adalah milik masyarakat Aceh. Karena itu, kami ingin terus membuka ruang kebersamaan dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat,” ujar Marzuki Ali Basyah.

Pada malam pembukaan, Bhayangkara Fest 2026 menghadirkan kajian Islam bersama Ustaz Adi Hidayat. Kapolda menyampaikan apresiasi atas kehadiran ulama nasional tersebut yang dinilai memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Aceh.

Menurut Marzuki, masyarakat Aceh masih mengingat berbagai kontribusi Ustaz Adi Hidayat, terutama saat memberikan bantuan dan dukungan kepada warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah, termasuk di Aceh Tamiang.

“Data yang kami peroleh menunjukkan bahwa sudah cukup lama Ustaz Adi Hidayat tidak berkunjung ke Aceh. Namun masyarakat tentu masih mengingat bagaimana beliau hadir membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Untuk itu kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Aceh,” katanya.

Kapolda berharap kehadiran Ustaz Adi Hidayat dapat membawa semangat baru dan memberikan pencerahan bagi masyarakat maupun keluarga besar Polda Aceh.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung agar seluruh agenda dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah hadir. Mari kita jaga ketertiban bersama-sama. Semoga kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Marzuki menjelaskan bahwa Bhayangkara Fest 2026 merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif, religius, sportif, dan menghibur.

“Bhayangkara Fest 2026 merupakan wadah kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang edukatif, religius, sportif, dan menghibur, kami berharap masyarakat dapat ikut merasakan semarak Hari Bhayangkara ke-80 serta semakin mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Selama empat hari pelaksanaan, masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan yang telah disiapkan panitia. Pada Sabtu (20/6/2026), akan digelar lomba monolog, lomba band, dan lomba azan. Malam harinya, grup musik D'Masiv dijadwalkan tampil menghibur pengunjung.

Kemudian pada Minggu (21/6/2026), Bhayangkara Run 2026 akan digelar sejak pagi hari. Selain itu, tersedia lomba mewarnai bagi anak-anak di Meuligoe Polda Aceh dan hiburan rakyat pada malam hari.

Rangkaian Bhayangkara Fest 2026 akan ditutup pada Senin (22/6/2026) dengan lomba fashion show serta penampilan spesial penyanyi Ghea Indrawari.

Kapolda Aceh berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Aceh.

“Melalui Bhayangkara Fest ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat. Aceh yang aman, damai, dan maju hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, mari kita terus menjaga keharmonisan dan persatuan demi masa depan Aceh yang lebih baik,” pungkasnya.

Bhayangkara Fest 2026 menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang paling dinanti masyarakat Aceh. Selain menghadirkan hiburan dan perlombaan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara Polri dan masyarakat dalam semangat kebersamaan, persaudaraan, serta pelayanan kepada publik. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI
dishes