Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / BMKG Keluarkan Peringatan Dini di Aceh Sore Ini, Wilayah Mana Paling Berisiko?

BMKG Keluarkan Peringatan Dini di Aceh Sore Ini, Wilayah Mana Paling Berisiko?

Sabtu, 18 April 2026 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Aceh pada Jumat, 18 April 2026. Peringatan ini berlaku mulai pukul 18.08 hingga 21.29 WIB, menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Berdasarkan rilis resmi BMKG diterima redaksi Dialeksis, sejumlah wilayah di Aceh diperkirakan akan terdampak langsung. Daerah yang masuk kategori peringatan dini meliputi sebagian wilayah Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, hingga Gayo Lues. Selain itu, beberapa wilayah lain seperti Nagan Raya dan Aceh Jaya juga berpotensi mengalami kondisi serupa.

BMKG menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh aktivitas awan konvektif yang cukup signifikan, sebagaimana terpantau dari citra satelit Himawari-9. Sebaran awan hujan terlihat merata di hampir seluruh daratan Aceh, dengan intensitas tinggi di beberapa titik.

Tak hanya itu, potensi cuaca ekstrem ini juga diperkirakan dapat meluas ke wilayah lain seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga sebagian Aceh Besar. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap kemungkinan banjir lokal, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas transportasi.

BMKG Aceh juga menegaskan bahwa kondisi ini masih dapat berlangsung hingga malam hari dan berpotensi berubah secara cepat. Oleh karena itu, warga diminta terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, serta menghindari lokasi rawan bencana saat hujan lebat terjadi,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu ini, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko yang dapat terjadi.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI