Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Dishub Aceh Catat 105 Ribu Penumpang Angkutan Darat Selama Lebaran 2026

Dishub Aceh Catat 105 Ribu Penumpang Angkutan Darat Selama Lebaran 2026

Senin, 30 Maret 2026 15:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Naufal Habibi

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, dalam konferensi pers bersama terkait evaluasi angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Banda Aceh, Senin (30/3/2026). [Foto: Naufal Habibi/dialeksis.com]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran Idul Fitri 2026 di Aceh menunjukkan dinamika yang cukup signifikan.

Data pergerakan penumpang yang dihimpun dari berbagai moda transportasi mencatat peningkatan pada angkutan darat dan udara, sementara angkutan laut mengalami sedikit penurunan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, dalam konferensi pers bersama terkait evaluasi angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Banda Aceh, Senin (30/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan sektor transportasi, mulai dari Kepala Jasa Raharja Kanwil Aceh, Kepala BPTD Aceh, Kepala BPJN Aceh, GM ASDP Banda Aceh, hingga GM Angkasa Pura Bandara Sultan Iskandar Muda.

Dalam pemaparannya, Teuku Faisal menyampaikan bahwa selama periode angkutan Lebaran 2026, jumlah masyarakat yang menggunakan angkutan darat mencapai 105.828 orang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 13,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Pergerakan penumpang angkutan darat menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan tahun ini. Puncak pergerakan terjadi pada 17 Maret 2026, dengan jumlah pengguna mencapai 9.285 orang,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan, data tersebut merupakan kompilasi dari berbagai terminal tipe A dan tipe B yang tersebar di Aceh. Untuk terminal tipe A, data diperoleh dari Terminal Batoh Banda Aceh, Terminal Lhokseumawe, Terminal Paya Ilang Takengon, Terminal Langsa, dan Terminal Meulaboh.

Sementara itu, terminal tipe B yang turut menyumbang data meliputi Terminal Sigli, Aceh Tamiang, Calang, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Bireuen, serta Terminal L300 Leung Bata.

“Dengan demikian, angka 105.828 orang ini merupakan hasil kompilasi dari seluruh terminal tipe A dan tipe B yang ada di Aceh,” jelasnya.

Di sektor angkutan laut, Dishub Aceh mencatat total penumpang selama masa angkutan Lebaran mencapai 65.703 orang. Namun angka ini mengalami penurunan tipis sebesar 0,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Faisal, data tersebut dihimpun dari sejumlah pelabuhan utama di Aceh, seperti Pelabuhan Ulee Lheue, Pelabuhan Balohan Sabang, Pelabuhan Lamteng Pulo Aceh, Pelabuhan Calang, Pelabuhan Labuhan Haji, Pelabuhan Sinabang, Pelabuhan Singkil, hingga Pelabuhan Pulau Banyak.

“Untuk angkutan laut, puncak pergerakan penumpang terjadi pada 28 Maret 2026, dengan jumlah pengguna mencapai 7.414 orang,” katanya.

Sementara itu, moda angkutan udara juga menunjukkan peningkatan jumlah penumpang. Selama masa angkutan Lebaran 2026, total pengguna angkutan udara tercatat sebanyak 40.887 orang, atau meningkat 2,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Data tersebut dihimpun dari sejumlah bandara yang beroperasi di Aceh, di antaranya Bandara Sultan Iskandar Muda, Bandara Malikussaleh, Bandara Rembele, Bandara Cut Nyak Dhien, Bandara Lasikin, Bandara Patiambang, Bandara Teuku Cut Ali, Bandara Alas Leuser, Bandara Maimun Saleh, dan Bandara Hamzah Fansuri.

“Pergerakan penumpang udara paling sibuk terjadi pada 14 Maret 2026, dengan jumlah pengguna mencapai 3.071 orang,” ungkap Faisal.

Secara keseluruhan, ia menilai pola mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini menunjukkan kecenderungan yang berbeda pada tiap moda transportasi.

“Jika dilihat secara keseluruhan, angkutan darat mengalami peningkatan cukup signifikan, angkutan laut sedikit menurun, sementara angkutan udara juga mengalami peningkatan,” katanya.

Selain data penumpang, Dishub Aceh juga mencatat peningkatan lalu lintas kendaraan pada ruas Tol Sigli“Banda Aceh (Sibanceh).

Berdasarkan data dari pengelola jalan tol, total kendaraan yang melintas selama masa angkutan Lebaran tercatat sebanyak 201.670 kendaraan, atau meningkat 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Volume kendaraan tertinggi tercatat pada 24 Maret 2026, dengan jumlah kendaraan yang melintas mencapai 18.058 unit,” ujar Faisal.

Ia juga menyebutkan bahwa Gerbang Tol Padang Tiji menjadi titik paling sibuk selama periode tersebut, dengan total kendaraan yang melintas mencapai 87.780 kendaraan.

Dishub Aceh menilai peningkatan mobilitas ini menunjukkan tingginya aktivitas masyarakat dalam merayakan Idul Fitri, sekaligus menandakan semakin pulihnya sektor transportasi setelah beberapa tahun terdampak berbagai tantangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar layanan transportasi selama arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” tutup Faisal. [nh]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI