Rabu, 01 Juli 2026
Beranda / Berita / Aceh / Dishub Aceh Minta ASDP Benahi Sistem Tiket Ferizy Lintasan Ulee Lheue-Balohan

Dishub Aceh Minta ASDP Benahi Sistem Tiket Ferizy Lintasan Ulee Lheue-Balohan

Selasa, 30 Juni 2026 20:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Nora
KMP Aceh Hebat 2. Foto: Midika Utama Putra

DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh segera mengevaluasi sistem penjualan tiket kapal Ro-Ro lintasan Ulee Lheue-Balohan menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan memperoleh tiket melalui aplikasi Ferizy.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T Faisal, mengatakan persoalan tersebut telah berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat maupun aktivitas pariwisata menuju Sabang.

Menurut Faisal, Dishub Aceh menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait ketidaksesuaian kuota tiket yang tersedia di sistem dengan kapasitas angkut kapal di lapangan. Selain itu, masih banyak warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital untuk melakukan pemesanan tiket. 

“Beberapa permasalahan yang kami terima meliputi kuota tiket dalam sistem yang tidak sesuai dengan kapasitas angkut aktual, tidak semua masyarakat mampu mengakses layanan digital, kelangkaan tiket akibat praktik percaloan, serta belum tersedianya kanal pengaduan yang mudah dijangkau masyarakat,” kata Faisal kepada Dialeksis, Selasa. 

Menindaklanjuti persoalan tersebut, Dishub Aceh mendorong PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh segera mengambil sejumlah langkah perbaikan.

Pertama, melakukan evaluasi dan penyesuaian kuota tiket pada sistem Ferizy agar sesuai dengan kapasitas angkut aktual kapal, sehingga tidak terjadi selisih antara ketersediaan tiket di aplikasi dengan kondisi nyata di lapangan.

Kedua, menyediakan loket atau kanal alternatif pemesanan bagi masyarakat yang tidak memiliki perangkat digital atau mengalami kendala dalam menggunakan aplikasi Ferizy.

Selain itu, Dishub Aceh juga meminta ASDP memperkuat sistem verifikasi identitas penumpang guna mencegah praktik percaloan dan pemindahtanganan tiket secara tidak sah yang merugikan masyarakat yang memesan melalui jalur resmi.

Tak hanya itu, Faisal juga meminta ASDP menyediakan kanal pengaduan atau hotline service yang mudah diakses masyarakat untuk menyampaikan keluhan terkait layanan tiket, disertai jaminan respons dan tindak lanjut yang cepat.

“Kami berharap permasalahan ini dapat segera ditangani demi kenyamanan masyarakat dan kelancaran konektivitas Banda Aceh-Sabang,” pungkasnya. 

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI
dishes