Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Enam Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Aceh

Enam Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Aceh

Sabtu, 18 April 2026 12:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Enam Universitas Sepakat Kembangkan Riset Konservasi Gajah Sumatra di Aceh. Foto: for Dialeksis 


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Sebanyak enam universitas dari Indonesia dan mancanegara sepakat menjalin kerja sama untuk memperkuat riset konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan, Provinsi Aceh. Kesepakatan ini diumumkan dalam pertemuan yang difasilitasi oleh WWF-Indonesia pada 17 April 2026.

Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat PECI Center, sebuah inisiatif dalam program Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) yang digagas WWF-Indonesia bersama mitra, termasuk PT Bank HSBC Indonesia. Program ini juga melibatkan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan PT Tusam Hutani Lestari sejak dimulai pada 2025, dengan dukungan pemerintah Indonesia dan Inggris.

Conservation Director WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki, menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam upaya konservasi berbasis sains.

“Keterlibatan universitas menjadi pilar strategis karena perannya sebagai pusat riset multidisiplin. Ini penting untuk mendorong inovasi dan menemukan solusi atas tantangan konservasi Gajah Sumatra di Aceh ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan mampu mengonsolidasikan para ahli lintas bidang untuk menghasilkan praktik terbaik dalam pelestarian gajah di kawasan tersebut.

Sementara itu, tuan rumah pertemuan dari Universitas Syiah Kuala, Prof. Abubakar, menyebutkan bahwa kampus-kampus yang terlibat telah menyusun rencana aksi bersama.

“Rencana ini mencakup identifikasi isu, pengembangan riset, serta strategi membangun koeksistensi antara manusia dan gajah. Termasuk juga bagaimana mengurangi konflik dan mendorong ekonomi berkelanjutan di Lansekap Peusangan,” jelasnya.

Selain riset, kerja sama ini juga akan mencakup pengembangan pendidikan, pelatihan, hingga advokasi kebijakan terkait konservasi.

Dukungan terhadap PECI Center juga datang dari HSBC Indonesia. Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko, mengatakan pihaknya telah lama bermitra dengan WWF dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Kami bangga menjadi mitra strategis dalam inisiatif ini. Dukungan terhadap PECI Center mencerminkan komitmen kami untuk mendorong perubahan sistemik melalui perpaduan riset ilmiah dan keahlian finansial,” ujarnya.

Ia berharap model konservasi di Lansekap Peusangan dapat menjadi contoh atau cetak biru bagi pembangunan ekonomi yang selaras dengan pelestarian alam, sekaligus menciptakan harmoni antara manusia dan gajah di masa depan.

Keyword:


Editor :
Alfi Nora

riset-JSI