DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Kebakaran lahan terjadi di kawasan Seulawah Scout Camp, Gampong Simpang Beutong, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Kabupaten Pidie, Aceh, Jumat (4/9/2026).
Kebakaran yang disebut membakar lahan hingga puluhan hektare tersebut turut mengganggu perjalanan masyarakat yang melintas di kawasan Gunung Seulawah, terutama pengguna Jalan Nasional Banda Aceh-Medan yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Pantauan media Dialeksis.com, Jumat (4/9/2026), kepulan asap terlihat di sekitar kawasan Seulawah Scout Camp. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut.
Asap dari kebakaran lahan juga berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna kendaraan yang melintas, terutama pengendara sepeda motor.
Seulawah Scout Camp merupakan kawasan bumi perkemahan yang berada di Gampong Simpang Beutong, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Kabupaten Pidie. Kawasan tersebut berada di sekitar kawasan pegunungan Seulawah dan dikenal sebagai salah satu lokasi bumi perkemahan di Aceh.
Informasi yang tersedia menyebutkan, area Seulawah Scout Camp memiliki luas sekitar 82,50 hektare dan diperuntukkan untuk kegiatan pendidikan, perkemahan serta fasilitas publik. Kawasan tersebut juga berada dalam gugusan Taman Hutan Raya (Tahura) Pocut Meurah Intan.
Salah seorang pengguna jalan, Yuni, mengaku terganggu dengan kondisi asap kebakaran saat melintasi kawasan tersebut.
Yuni mengatakan, dirinya cukup sering melewati jalur Gunung Seulawah menggunakan sepeda motor karena harus melakukan perjalanan ke Banda Aceh untuk kuliah.
“Kalau ada kebakaran seperti ini tentu terganggu, terutama karena asapnya bisa mengganggu pandangan saat berkendara,” kata Yuni kepada media dialeksis.com.
Menurutnya, pengguna jalan yang melintasi kawasan pegunungan tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kondisi asap mulai masuk ke badan jalan.
“Kalau asapnya tebal, kita harus lebih pelan dan hati-hati. Apalagi banyak kendaraan yang melintas di jalan nasional ini,” ujarnya.
Sementara itu, Zaimunar, warga sekitar yang ditemui Dialeksis.com, mengatakan kebakaran lahan tersebut menjadi perhatian masyarakat karena lokasinya berada dekat dengan jalur utama yang menghubungkan Banda Aceh dan Medan.
Ia berharap kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak semakin meluas dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran serta luas lahan yang terbakar masih memerlukan keterangan resmi dari pihak terkait.

