Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Aceh / Peringatan May Day di Banda Aceh Tertib, Diwarnai Aksi Sosial dan Donor Darah

Peringatan May Day di Banda Aceh Tertib, Diwarnai Aksi Sosial dan Donor Darah

Jum`at, 01 Mei 2026 16:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Personel Polda Aceh membagikan bantuan pangan berupa beras kepada peserta aksi peringatan May Day 2026. [Foto: Humas Polda Aceh]


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar pada Jumat (1/5/2026) di Kota Banda Aceh berlangsung tertib, aman, dan lancar, sekaligus menjadi wadah penyampaian aspirasi pekerja yang diisi dengan aksi sosial.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan, Polda Aceh bersama Polresta Banda Aceh mengerahkan ratusan personel gabungan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis sepanjang rute kegiatan.

Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa personel bertugas mengatur arus lalu lintas, mengawal jalannya aksi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan titik kumpul di halaman Masjid Raya Baiturrahman. Acara diawali dengan sambutan panitia, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa.

Selanjutnya, massa yang tergabung dalam aliansi pekerja Aceh melakukan konvoi menggunakan kendaraan roda dua dan empat dengan rute dari depan masjid menuju Simpang Lima, sempat berhenti di depan Gedung DPRA, lalu melanjutkan perjalanan melalui sejumlah ruas jalan utama hingga berakhir di kawasan Taman Sari.

Selama perjalanan, peserta menyampaikan aspirasi terkait isu ketenagakerjaan. Setibanya di lokasi akhir, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dari pimpinan konfederasi, federasi, dan serikat pekerja, serta penyerahan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris peserta.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Polda Aceh juga menyalurkan bantuan pangan berupa 2,5 ton beras kepada peserta May Day yang dipusatkan di kawasan Taman Sari. Selain itu, kegiatan donor darah turut dilaksanakan bekerja sama dengan PMI Banda Aceh, melibatkan peserta dan masyarakat.

Kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta, termasuk tiga penyandang disabilitas, dengan mengusung tema “Bangga Berjuang Mewujudkan Kesejahteraan Pekerja.”

Ketua aliansi pekerja, Saiful Mart, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Aceh dan jajaran atas pelayanan dan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sebelum pelaksanaan salat Jumat dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan para peserta, peringatan May Day di Banda Aceh tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas serta kepedulian sosial di tengah masyarakat. [*]

Keyword:


Editor :
Indri

riset-JSI