Jum`at, 10 Juli 2026
Beranda / Berita / Achmad Daniel Chardin dan AIA BCA Berdamai, Kasus Tidak Berlanjut ke Ranah Hukum

Achmad Daniel Chardin dan AIA BCA Berdamai, Kasus Tidak Berlanjut ke Ranah Hukum

Kamis, 09 Juli 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Reporter : Arn

Mayjen TNI (Purn) Achmad Daniel Chardi bertemu dengan manajemen AIA BCA. Foto: doc pribadi/Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Jakarta - Persoalan komplain mantan Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI (Purn) Achmad Daniel Chardin, terhadap produk asuransi berbasis investasi atau unit link AIA BCA akhirnya diselesaikan secara damai.

Kepada Dialeksis, Kamis, 9 Juli 2026, Achmad Daniel menyampaikan bahwa persoalan komplain dirinya sebagai nasabah polis nomor 30226025 telah diselesaikan secara baik dan kekeluargaan pada Senin, 6 Juli 2026, sekitar pukul 16.12 WIB.

“Pada tanggal 6 Juli 2026 sekitar jam 16.12 WIB, permasalahan komplain saya terhadap Asuransi AIA BCA telah diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan,” kata Achmad Daniel dalam keterangan resmi yang dikirimkan kepada Dialeksis.

Sebelumnya, Achmad Daniel mengeluhkan nilai dana asuransi yang diterimanya setelah sekitar 10 tahun menjadi nasabah hanya sekitar 52,5 persen dari total dana yang telah ia setorkan. Kondisi itu sempat membuat dirinya merasa dirugikan dan mempertanyakan penjelasan awal terkait produk unit link yang ia ikuti.

Dalam keterangan terbaru, Achmad Daniel menyebut persoalan tersebut berakar pada kekeliruan pemahaman terhadap produk unit link. Menurut dia, penjelasan petugas asuransi pada masa lalu dinilai terlalu optimistis, sementara faktor risiko fluktuasi nilai unit link kurang tergambar secara memadai dalam pemahamannya sebagai nasabah.

“Kekeliruan petugas asuransi saat yang lalu yang menjelaskan tentang asuransi dengan sistem unit link secara optimistis, kurang menjelaskan faktor risiko fluktuatif nilai unit link, menyebabkan pemahaman saya yang juga keliru,” ujarnya.

Karena itu, ketika dirinya menutup polis setelah sepuluh tahun dan hanya memperoleh sekitar 52,5 persen dari dana yang diharapkan, Achmad Daniel sempat merasa tertipu.

Namun, setelah dilakukan pertemuan pada Senin, 6 Juli 2026, kesalahpahaman tersebut dapat diselesaikan secara baik antara dirinya dan pihak asuransi.

“Pada saat pertemuan hari Senin 6 Juli, kekeliruan dan kesalahpahaman tersebut sudah bisa diselesaikan dengan baik. Dengan demikian permasalahan tersebut tidak sampai masuk ke ranah hukum,” kata Achmad Daniel.

Achmad Daniel juga menyampaikan apresiasi kepada pihak AIA BCA yang telah merespons keluhan dirinya sebagai nasabah. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang sebelumnya ikut memberi perhatian terhadap persoalan tersebut.

“Terima kasih kepada rekan media yang turut bersuara. Terima kasih kepada pihak Asuransi AIA BCA yang telah merespons baik keluhan saya selaku nasabah,” ujarnya.

Dengan adanya penyelesaian damai ini, polemik yang sebelumnya mencuat terkait klaim dana asuransi dan investasi unit link Achmad Daniel dinyatakan selesai secara kekeluargaan dan tidak berlanjut ke proses hukum.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih cermat memahami produk keuangan yang menggabungkan unsur proteksi asuransi dan investasi. Produk unit link memiliki nilai manfaat yang dapat bergerak mengikuti kinerja investasi, sehingga calon nasabah perlu memahami risiko, biaya, ilustrasi manfaat, serta ketentuan polis sebelum mengambil keputusan.

Di sisi lain, penyelesaian ini juga menunjukkan pentingnya ruang komunikasi antara nasabah dan penyedia jasa keuangan. Ketika terjadi perbedaan pemahaman, klarifikasi terbuka dan penyelesaian secara baik dapat menjadi jalan tengah sebelum persoalan berkembang lebih jauh ke ranah hukum. [*]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI