DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Aceh sebagai peringkat 8 provinsi dengan kedai kopi terbanyak di Indonesia dengan 11.679 kedai kopi. Di Indonesia, total 461.991 kedai kopi tersebar di seluruh nusantara.
Beberapa waktu lalu berdasarkan data global Point of Interest (POI) yang dilansir media dialeksis.com, Sabtu (7/2/2026), menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara yang berada di posisi teratas untuk dengan jumlah kedai kopi terbanyak.
Pada bulan Desember 2025 POI kembali merilis data mengenai sebaran kedai kopi di berbagai kota di Indonesia, seperti dikutip dari laman akun instagram @goodstats.id.
Kopi bukan lagi sekadar minuman, melainkan bagian dari gaya hidup, ruang sosial, dan penggerak ekonomi rakyat di Serambi Mekkah.
Di Aceh, kedai kopi bukan hanya tempat minum. Ia adalah ruang diskusi, kantor kedua, tempat musyawarah, hingga ruang tunggu kehidupan.
Dari warung kopi tradisional di sudut desa hingga coffee shop modern berpendingin udara di pusat kota, semuanya hidup dalam ekosistem yang sama: budaya ngopi.
Keunikan Aceh dibanding banyak provinsi lain adalah posisinya sebagai produsen sekaligus konsumen kopi.
Dataran tinggi Gayo telah lama dikenal dunia sebagai penghasil kopi arabika berkualitas ekspor.
Secara nasional, Jawa Timur memimpin dengan 105.397 kedai kopi, disusul Jawa Barat (88.819) dan Jawa Tengah (65.983). Dominasi Pulau Jawa wajar mengingat kepadatan penduduk dan daya beli yang besar.
Di luar Jawa, hanya beberapa provinsi yang mendekati karakter ini, seperti Sumatera Utara (22.774 kedai) dan Sulawesi Selatan (9.848 kedai).
Berikut adalah 10 provinsi dengan kedai kopi terbanyak di Indonesia:
1. Jawa Timur: 105.397 kedai
2. Jawa Barat: 88.819 kedai
3. Jawa Tengah: 65.983 kedai
4. Jakarta: 30.993 kedai
5. Banten: 24.206 kedai
6. Sumatera Utara: 22.774 kedai
7. DIY: 12.432 kedai
8. Aceh: 11.679 kedai
9. Sulawesi Selatan: 9.848 kedai
10. Riau: 9.476 kedai. [nh]