Minggu, 02 Agustus 2026
Beranda / Berita / Dunia / China Bantah Kirim 400 Peluncur Rudal ke Iran

China Bantah Kirim 400 Peluncur Rudal ke Iran

Sabtu, 01 Agustus 2026 17:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning. Foto: AP/Liu Zheng via VOA Indonesia.


DIALEKSIS.COM | Beijing - Pemerintah China membantah laporan sejumlah media Barat yang menyebut Beijing akan mengirimkan sekitar 400 peluncur rudal pertahanan udara kepada Iran untuk membantu menghadapi Amerika Serikat (AS).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menegaskan informasi tersebut tidak benar. China, kata dia, telah berulang kali menjelaskan posisinya terkait konflik yang sedang berlangsung.

“Laporan tersebut sama sekali tidak benar. China selalu berupaya mendorong perdamaian dan mengakhiri konflik,” kata Mao Ning dalam konferensi pers di Beijing, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (31/7/2026).

Pakistan juga membantah laporan yang menyebut wilayahnya akan digunakan sebagai jalur transit pengiriman sistem pertahanan udara dari China menuju Iran.

Inter-Services Public Relations (ISPR), sayap media militer Pakistan, menyatakan seluruh informasi mengenai keterlibatan Islamabad dalam pengiriman tersebut tidak memiliki dasar.

“Semua spekulasi tersebut tidak berdasar dan tidak benar. Spekulasi itu secara tegas kami tolak,” kata ISPR.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Iran diperkirakan menerima pengiriman pertama sistem pertahanan udara dalam beberapa pekan mendatang. Pengiriman itu disebut sebagai bagian dari upaya Teheran membangun kembali kekuatan pertahanannya di tengah perang melawan AS.

Berdasarkan laporan tersebut, pengiriman awal direncanakan diterbangkan dari Urumqi, wilayah China bagian barat, kemudian transit melalui Pakistan sebelum tiba di Iran.

Namun, Reuters mengutip sumber anonim dan tidak menjelaskan apakah pengiriman akan melintasi Pakistan melalui jalur udara atau darat. Nilai pengiriman peluncur rudal itu disebut berkisar USD60 juta hingga USD70 juta.Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan akan “sangat kecewa” apabila Presiden China Xi Jinping benar-benar memasok persenjataan kepada Iran.

CNN juga melaporkan bahwa intelijen AS menilai China tengah mempersiapkan pengiriman sistem pertahanan udara baru kepada Iran. Teheran disebut sedang berusaha memperkuat kemampuan militernya dengan dukungan sejumlah mitra asing.

Hingga kini, China dan Pakistan sama-sama menegaskan bahwa laporan mengenai rencana pengiriman ratusan peluncur rudal tersebut tidak benar.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI