Senin, 18 Mei 2026
Beranda / Berita / Dunia / Dituding Terkait Kartel, Presiden Meksiko Pertimbangkan Gugat Elon Musk

Dituding Terkait Kartel, Presiden Meksiko Pertimbangkan Gugat Elon Musk

Rabu, 25 Februari 2026 11:30 WIB

Font: Ukuran: - +

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. [Foto: Raquel Cunha/Reuters]


DIALEKSIS.COM | Meksiko - Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mempertimbangkan langkah hukum terhadap miliarder teknologi Elon Musk setelah dituduh memiliki hubungan dengan kartel narkoba.

Dalam konferensi pers Selasa (24/2/20260 pagi, Sheinbaum mengatakan para pengacaranya sedang mengkaji kemungkinan gugatan

“Yah, kami sedang mempertimbangkan apakah akan mengambil tindakan hukum. Para pengacara sedang menyelidikinya,” ujarnya. 

Ia menyebut tuduhan bahwa dirinya memimpin “pemerintahan narkoba” sebagai “absurd” dan “menggelikan”.

Pernyataan Musk muncul setelah gelombang kekerasan pecah menyusul kematian pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, Nemesio Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho. Ia tewas setelah ditembak aparat saat hendak mendapatkan perawatan medis.

Kematian El Mencho memicu aksi balasan dari kelompoknya berupa blokade jalan, pembakaran, dan bentrokan bersenjata yang menewaskan puluhan orang. Musk, menanggapi video lama Sheinbaum tentang pendekatan non-militer dalam perang melawan narkoba, menulis bahwa presiden Meksiko “hanya mengatakan apa yang diperintahkan bos kartelnya”.

Sheinbaum juga mendapat tekanan dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menilai pemerintahannya belum cukup tegas menghadapi kartel. Trump bahkan menyatakan, “Dia tidak menjalankan Meksiko. Kartel-kartel itulah yang menjalankan Meksiko.”

Meski demikian, Sheinbaum menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan Meksiko dan menolak intervensi militer sepihak dari AS. Ia juga membela kebijakan keamanannya, termasuk pengerahan 10.000 anggota Garda Nasional ke perbatasan utara dan ekstradisi puluhan tersangka ke AS.

Menutup pernyataannya, Sheinbaum menegaskan bahwa yang terpenting baginya adalah dukungan rakyat Meksiko. “Sebagian besar orang mengakui kerja keras angkatan bersenjata dan pekerjaan yang kami lakukan setiap hari,” katanya. [Aljazeera]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI