Senin, 20 Juli 2026
Beranda / Berita / Dunia / Perompak Somalia Kembali Beraksi, Kapal Tanker MT ASANA Dibajak

Perompak Somalia Kembali Beraksi, Kapal Tanker MT ASANA Dibajak

Minggu, 19 Juli 2026 21:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Ilustrasi. Kapal tanker dibajak perompak Somalia. [Foto: via Reuters/Spokespersonnavy via X]


DIALEKSIS.COM | Somalia - Sebuah kapal tanker berbendera Tanzania dibajak oleh para perompak Somalia di lepas pantai Yaman, menurut sumber keamanan dan pejabat setempat yang mengetahui insiden tersebut pada hari Minggu (19/7/2026).

Kapal tanker komersial tersebut kemudian dipindahkan ke perairan di lepas pantai wilayah Bari timur laut Somalia, menurut pejabat setempat.

MT ASANA, sebuah kapal tanker umum, disita pada hari Jumat setelah berangkat dari Mukalla, Yaman, menurut sumber tersebut. Kapal tersebut sekarang ditahan di lepas pantai Caluula di wilayah Bari, negara bagian semi-otonom Puntland.

Menurut sumber yang berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk membahas insiden tersebut secara terbuka, kapal tersebut dibajak oleh tujuh perompak Somalia bersenjata.

Data pelacakan kapal publik yang ditinjau oleh Associated Press menunjukkan MT ASANA mengirimkan posisinya pada hari Jumat saat bergerak perlahan di Teluk Aden, dengan mencantumkan Bosaso, Somalia, sebagai tujuannya. Kapal tersebut berlayar dengan kecepatan sekitar 2 knot, kecepatan yang luar biasa lambat dan konsisten dengan laporan sebelumnya bahwa kapal tersebut telah mengirimkan sinyal bahaya selama insiden tersebut.

Belum jelas berapa banyak awak kapal yang berada di atas kapal tanker tersebut atau apakah ada yang terluka. Belum ada informasi langsung mengenai kewarganegaraan awak kapal.

Pihak berwenang Puntland belum memberikan komentar publik mengenai pembajakan yang dilaporkan tersebut, dan belum ada pernyataan langsung dari pemilik atau pengelola kapal. Pasukan angkatan laut internasional yang beroperasi di wilayah tersebut juga belum mengeluarkan pembaruan publik segera.

Pembajakan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan yang dikaitkan dengan perompak Somalia, yang aktivitasnya telah muncul kembali di Teluk Aden dan Samudra Hindia bagian barat setelah bertahun-tahun relatif tidak aktif. 

Analis keamanan maritim telah memperingatkan bahwa ketidakamanan maritim yang terus-menerus dan berkurangnya patroli angkatan laut internasional telah berkontribusi pada ancaman yang diperbarui ini. [AP/abc news]

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI