DIALEKSIS.COM | Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong daya saing industri kecil dan menengah (IKM) melalui pengembangan inovasi teknologi. Salah satunya dengan mendampingi 16 pelaku IKM permesinan di Kabupaten Sukabumi untuk memproduksi mesin suwir ikan dan daging.
Program yang berlangsung pada 13-28 Juli 2026 itu merupakan kolaborasi Kemenperin dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Peserta mendapat pelatihan mulai dari perancangan desain, proses manufaktur, perakitan, hingga uji coba mesin serta analisis biaya produksi.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penguatan IKM penting karena sektor ini menguasai 99,79% unit usaha industri nasional dan menyerap sekitar 13,4 juta tenaga kerja.
Menurut Agus, daerah seperti Sukabumi yang memiliki potensi besar di sektor perikanan dan peternakan membutuhkan dukungan teknologi pengolahan agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah lebih tinggi.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menyebut kolaborasi dengan BRIN dan Asosiasi Alat Mesin Pertanian (ALSINTANI) diharapkan mampu mempercepat lahirnya inovasi mesin produksi yang berkualitas, produktif, dan terjangkau.
Melalui pendampingan ini, Kemenperin berharap IKM permesinan di Sukabumi mampu memperluas portofolio produknya sekaligus mendukung berkembangnya industri pengolahan pangan berbasis potensi lokal dan membuka lebih banyak lapangan kerja. [in]