Minggu, 17 Mei 2026
Beranda / Ekonomi / Bank Aceh dan USK Bersatu, Siapkan Generasi Unggul Aceh

Bank Aceh dan USK Bersatu, Siapkan Generasi Unggul Aceh

Selasa, 07 April 2026 07:00 WIB

Font: Ukuran: - +

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, dengan Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani pertemuan pertemuan silaturahmi membahas memajukan pendidikan di Aceh yang berlangsung hangat, Senin (6/4/2026). Foto: for Dialeksis


DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Upaya memperkuat kolaborasi antar institusi lokal terus digencarkan. Kali ini, Bank Aceh dan Universitas Syiah Kuala (USK) menjalin sinergi strategis melalui pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat, Senin (6/4/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, dengan Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani. Keduanya membahas berbagai peluang kerja sama yang berpotensi mendorong kemajuan pendidikan sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Suasana diskusi berlangsung cair namun sarat substansi. Bank Aceh menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai aktivitas akademik dan pengembangan institusi di USK. Dukungan tersebut tidak hanya bersifat simbolik, tetapi diarahkan pada program konkret yang berdampak langsung.

Di sisi lain, USK menyambut positif langkah tersebut. Pihak kampus menilai penguatan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan yang telah terbangun sebelumnya, sekaligus peluang untuk memperluas manfaat bagi civitas akademika.

Sejumlah rencana strategis pun mulai dijajaki, di antaranya pengembangan sistem pembayaran SPP dan layanan administrasi keuangan mahasiswa yang terintegrasi secara digital melalui kanal Bank Aceh. Selain itu, penambahan titik layanan perbankan di lingkungan kampus juga menjadi perhatian guna memudahkan akses transaksi harian mahasiswa dan dosen.

Tak hanya itu, kedua pihak juga membuka peluang kolaborasi dalam program pengembangan ekonomi serta literasi keuangan syariah di lingkungan kampus, sebuah langkah yang dinilai relevan dengan karakter Aceh sebagai daerah berbasis syariah.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang penting dalam membangun kemitraan jangka panjang yang lebih berdampak.

“Bank Aceh memandang Universitas Syiah Kuala bukan hanya sebagai mitra strategis, tetapi sebagai pusat lahirnya sumber daya manusia unggul yang akan menentukan masa depan Aceh. Karena itu, kolaborasi ini kami arahkan tidak sekadar pada layanan perbankan, melainkan pada pembangunan ekosistem yang mendukung pendidikan, inovasi, dan kemandirian ekonomi berbasis syariah.

Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Bank Aceh di lingkungan kampus mampu memberikan nilai tambah nyata mulai dari kemudahan akses layanan keuangan digital, peningkatan literasi keuangan syariah, hingga dukungan terhadap program-program pengembangan mahasiswa. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Fadhil.

Hal senada disampaikan Rektor USK, Prof. Mirza Tabrani. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama teknis yang lebih konkret.

“Kolaborasi ini kami yakini bisa menjadi contoh bagaimana dua institusi lokal bersinergi untuk mendorong kemajuan Aceh,” kata Mirza.

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara sektor pendidikan dan perbankan daerah bukan sekadar wacana. Jika dirumuskan secara matang dan dijalankan secara konsisten, sinergi Bank Aceh dan USK berpotensi menjadi model kemitraan strategis yang mampu mendorong transformasi ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Aceh ke depan.

Keyword:


Editor :
Redaksi

riset-JSI